"Ini perlu saya tegaskan supaya tidak ada langkah mubazir melakukan pemeriksaan di lingkungan MK, padahal informasi yang saya dapat bukan dari pihak MK," lanjutnya.
Baca Juga: Link Nonton Vinland Saga Season 2 Episode 21 Sub Indo: Kilas Balik Canute dan Thorfinn
"Silakan simak dengan hati-hati, saya sudah cermat dalam memilih frasa, 'mendapatkan informasi', bukan 'mendapat bocoran'," tambahnya.
Denny juga mengetahui bahwa pembahasan terkait sistem pemilu masih belum ada putusan.
MK melalui juru bicaranya pun berkata demikian.
Baca Juga: Jadwal Tayang Demon Slayer Season 3, Lengkap dengan Prediksi Cerita Episode 9
"Tidak ada putusan yang bocor karena kita semua tahu memang belum ada putusannya. Saya menulis 'MK akan memutuskan'. Masih akan, belum diputuskan," terangnya.
Di beberapa berita sebelumnya, kabarnya Denny mendapat informasi A1 terkait pembahasan sistem pemilu di MK ini.
"Saya juga secara sadar tidak menggunakan istilah 'informasi dari A1' sebagaimana frasa yang digunakan dalam cuitan Menko Polhukam Mahfud MD," ungkapnya.
Baca Juga: Spoiler Awal One Piece Chapter 1085: Pesan Terakhir Cobra Nefertari untuk Monkey D Luffy!
Dalam cuitan sebelumnya Denny menyatakan bahwa ia mendapat informasi tersebut dari orang yang bisa dipercaya kredibilitasnya.
"Karena info A1 mengandung makna informasi rahasia, seringkali dari intelijen. Saya menggunakan frasa informasi dari 'orang yang sangat saya percaya kredibilitasnya'," jelas Denny Indrayana.***
Artikel Terkait
Tanggapan SBY Terkait Pemilu Legislatif Sistem Proporsional Tertutup, Singgung Kudeta Demokrat oleh Moeldoko
Menunggu Putusan MK soal Sistem Pemilu 2024, SBY: Mestinya Presiden dan DPR...
Mantan Ketua MK Komentari Denny Indrayana soal Sistem Pemilu 2024 Proporsional Tertutup: Rumor, Bukan Fakta
Pemuda Ini Dukung Aldi Taher Maju ke Senayan dalam Pemilu Legislatif, Netizen: Jangan Ketawa
Jawaban MK soal Dugaan Kebocoran Info Sistem Pemilu 2024: Itu Saja Belum Dibahas