SENAYAN POST - Survei yang dilakukan Poltracking Indonesia belum lama ini mengungkap tiga figur calon wakil presiden (cawapres) yang memiliki elektabilitas di atas dua digit dalam kontestasi Pemilu 2024.
Menurut Poltracking, cawapres bisa menambah dukungan kepada capres sehingga bisa memenangi Pemilu 2024.
Namun, satu sisi, sosok cawapres juga akan membuat dukungan kepada capres di Pemilu 2024 ini menurun.
Baca Juga: Hampir 43,6 Persen Kendaraan Belum Kembali ke Jabotabek, Kemenhub Prediksi Puncak Arus Balik Kedua
Oleh karena itu, posisi cawapres akan menjadi variabel yang sangat menentukan dalam Pilpres 2024 mendatang.
Hasil survei ini langsung disampaikan oleh Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda.
"Cawapres bisa membuat seorang capres mendapatkan dukungan, atau justru menurun. Kami dalam survei ini memberikan alternatif yang bisa diambil," kata Hanta Yuda dalam keterangan tertulis yang diterima SenayanPost.com pada 28 April 2023.
Baca Juga: Pemilu 2024: Pengamat Sebut Erick Thohir Punya Dua Hal Ini hingga Pas Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Dari 10 nama cawapres, hanya tiga orang yang memiliki elektabilitas yang menembus dua digit.
Selain elektabilitasnya yang menembus dua digit, ketiga nama ini bisa dibilang cukup kompetitif.
"Hasil survei menunjukkan, pada simulasi 10 nama cawapres, hanya tiga nama yang elektabilitasnya berhasil menembus angka dua digit dan cukup kompetitif," lanjutnya.
Baca Juga: Pemilu 2024: Muhaimin Iskandar Kembali Sambangi Kediaman Prabowo Subianto, Ada Apa?
Di antara tiga nama tersebut, terdapat Erick Thohir dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Terakhir, ada nama Sandiaga Uno yang berada di posisi kedua.
Artikel Terkait
Opini: Sihir Pesohor di Pemilu 2024
Wapres Maruf Amin Bicara Soal Perbedaan Politik Jelang Pemilu 2024: Silaturahmi Kita Sudah...
LSI Ungkap Potensi Prabowo Subianto Jadi Cawapres Ganjar Pranowo di Pemilu 2024
Pemilu 2024: Muhaimin Iskandar Kembali Sambangi Kediaman Prabowo Subianto, Ada Apa?
Pemilu 2024: Pengamat Sebut Erick Thohir Punya Dua Hal Ini hingga Pas Jadi Cawapres Ganjar Pranowo