SENAYAN POST - Masyarakat belum lama ini dihebohkan dengan penemuan belasan mayat yang diduga korban dukun penganda uang, Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet di Banjarnegara.
Belum lama ini, Polda Jawa Tengah merilis penyebab tewasnya belasan korban dukun pengganda uang Mbah Slamet di Banjarnegara.
Sebagaimana diketahui, sudah ada 12 korban meninggal dunia yang akibat praktik dukun pengganda uang yang dilakukan Mbah Slamet bersama rekannya, Budi Santoso (BS).
Baca Juga: Opini: Sihir Pesohor di Pemilu 2024
Penyebab kematian dari belasan korban ini diungkap oleh Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Slamet Iswanto.
"Seluruh korban dipastikan meninggal karena mati lemas akibat diracun," kata Slamet Iswanto pada 6 April 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Dalam hasil pemeriksaan, terungkap bahwa korban tewas akibat diracun potasium sianida atau potas.
"Hasil ini diperoleh dari pemeriksaan toksikologi terhadap jenazah Paryanto, salah satu korban pembunuhan dukun pengganda uang," ungkapnya.
Dari 12 jenazah yang sudah diamankan petugas, 3 di antaranya sudah teridentifikasi.
Pertama, Paryanto (53) warga asal Sukabumi, kemudian Irsad (43) dan Wahyu Tri Ningsih yang merupakan pasangan suami istri asal Lampung.
Sembilan lainnya masih diidentifikasi oleh petugas di mana saat ini Polres Banjarnegara menerima pengaduan oran ghilang.
Dalam kesempatan itu, Slamet juga didampingi oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Artikel Terkait
Kasus Penganiayaan: Mario Dandy dan Shane Lukas Bakal Hadir di Persidangan Agnes alias AG
Rafael Alun Trisambodo Resmi Jadi Tahanan KPK, Ayah David: Itu Keluarga atau Tim Belanda?
Geger Penemuan Mayat Korban Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet, Ini Penjelasan dari Polres Banjarnegara
JPU Tuntut Agnes alias AG 4 Tahun di LPKA dalam Kasus Penganiayaan Berat, Ini Reaksi dari Pengacara David
Opini: Sihir Pesohor di Pemilu 2024