"Itu tidak betul. Saya kan sudah masyarakat biasa. Kalau misal saya tidak datang, ya datangin saya," ujarnya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta, Mulai dari Monumen Nasional hingga Kota Tua
AM Hendropriyono juga menyoroti TPF yang menurutnya tidak ada hak untuk memanggil orang.
"Mereka kan bukan polisi, mereka ada hak dari mana manggil-manggil orang?" tambahnya.
"Jika saya perlu informasi, saya panggil yang bersangkutan tidak mau datang, saya datangi," ungkapnya.
Baca Juga: Bulan Ramadhan Semakin Dekat, Ini Tata Cara Ziarah Kubur dan Tuntunan Doanya
Menurutnya, lebih pas jika tim TPF mendatangi pihak-pihak yang diduga terkait dalam kasus ini.
"Saya tanya, kenapa tidak mau datang? Tidak ada orang dipanggil tidak mau datang," imbuhnya.
Hingga saat ini, belum diketahui siapa yang menjadi dalang dari pembunuhan Munir yang sebenarnya.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Ekuador dengan Kekuatan 6,8 Magnitudo, 14 Orang Dilaporkan Tewas
Pollycarpus dipercaya sebagian orang hanyalah pion yang digerakkan untuk membunuh Munir.
Soal keterlibatan, AM Hendropriyono menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus ini.
"Saya sudah keluar dari BIN. Saya langsung mengundurkan diri," tegasnya.
Mantan Kepala BIN itu juga mengungkapkan alasannya mengapa ia langsung mengundurkan diri.
Artikel Terkait
Mantan Gubernur Sumatera Barat Azwar Anas Berpulang, AM Hendropriyono Sampaikan Bela Sungkawa
AM Hendropriyono jadi Inspektur Upacara dalam Pemakaman Azwar Anas di TMP Kalibata
AM Hendropriyono: Pentingnya Aksara Nusantara Bagi Indonesia
Suka Duka Thomas Doll Bersama Persija Jakarta, Sebut Macan Kemayoran Berambisi Juara BRI Liga 1
Wow Fantastis! Segini Harga dan Spesifikasi SUV Jeep Wrangler Rubicon