Mario dalam rekonstruksi adegan itu melakukan selebrasi seperti bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo.
Baca Juga: Resmi! Berikut Daftar Harga Suzuki Grand Vitara dari yang Termurah Hingga Paling Mahal
Adegan rekonstruksi itu membuat masyarakat miris terlebih lagi Mario adalah orang terpelajar namun tega melakukan penganiayaan berat tersebut kepada orang lain.
Dalam rekonstruksi adegan tersebut, polisi menghadirkan semua pelaku penganiayaan.
Sebut saja korban D, tersangka MDS dan SL, kecuali AG alias Agnes dalam rekonstruksi di TKP Komplek Green Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Perlindungan Terhadap Bharada E Dicabut LPSK
Polisi menjelaskan alasan mengapa Agnes alias AG tidak dihadirkan saat itu.
"Alasan AG tidak kami hadirkan secara langsung tidak lain karena statusnya sebagai anak yang berkonflik dengan hukum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.***
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Umumkan Status Baru Agnes alias AG dalam Kasus Penganiayaan David Latumahina
Imbas Kasus Penganiayaan oleh Mario Dandy, Agnes alias AG Mengundurkan Diri dari SMA Tarakanita 1
Agnes alias AG Resmi Ditahan Polda Metro Jaya, Polisi Periksa Kembali Tersangka Mario Dandy Satrio
Polda Metro Jaya Buka Suara soal APA yang Jadi Saksi Kasus Penganiayaan oleh Mario Dandy Satrio
Mario Dandy Satrio Tertunduk Usai Rekonstruksi Penganiayaan, Ayah David: Coba Dongak Lagi Kepalanya