6 Pesawat Rafale Indonesia Akhirnya Datang, Prabowo: Pertahanan Kunci Stabilitas Negara

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 18 Mei 2026 | 12:15 WIB
Ilustrasi, Indonesia menerima alutsista baru yang tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma, Presiden Prabowo sebut pertahanan kunci stabilitas. (Unsplash.com/Fasyah Halim)
Ilustrasi, Indonesia menerima alutsista baru yang tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma, Presiden Prabowo sebut pertahanan kunci stabilitas. (Unsplash.com/Fasyah Halim)

 

SENAYANPOST - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan pertahanan nasional sebagai kunci menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.

Apalagi dihadapkan dengan situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.

Hal itu disampaikan Prabowo usai menerima secara resmi penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis untuk TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5).

Indonesia menerima enam pesawat tempur Dassault Rafale, empat pesawat angkut VIP Dassault Falcon 8X, satu pesawat angkut Airbus A400M Atlas, serta sistem persenjataan modern rudal Meteor dan Smart Weapon Hammer.

"Saudara-saudara sekalian, tadi baru saja kita menerima secara resmi penambahan alutsista untuk angkatan udara," ujar Prabowo.

Baca Juga: Temuan Uang Rp10 Juta dan 1.000 Rial Yaman usai Korlap Demo Buruh di Gedung DPR Diamankan, Diduga Uang untuk Gerakkan Massa

Penambahan alutsista ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista nasional yang dilakukan Prabowo pada saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan di periode pemerintahan sebelumnya.

Prabowo menyatakan penambahan alutsista tersebut merupakan salah satu tonggak penting dalam memperkuat kemampuan pertahanan nasional.

Menurutnya, Indonesia harus terus meningkatkan kekuatan pertahanan sebagai penangkal terhadap berbagai potensi ancaman.

"Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan. Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri," tegasnya.

Prabowo juga menyoroti dinamika geopolitik dunia yang saat ini dipenuhi ketidakpastian.

Oleh karena itu, Prabowo menilai pertahanan menjadi syarat utama untuk menjaga stabilitas dan menjamin kedaulatan bangsa.

Baca Juga: Pengangkatan Jumhur Hidayat Jadi Menteri, Pengamat: Tak Ada Dendam Politik dalam Kamus Prabowo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Bakom RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X