Dua Tahun Kasus Dugaan Korupsi Workshop Wawasan Kebangsaan Anggota DPRD Jatim Zeiniye, Ini Harapan Pelapor Khusus untuk Penyidik KPK

photo author
- Minggu, 8 Februari 2026 | 21:33 WIB
Kasus dugaan korupsi anggaran Workshop Wawasan Kebangsaan di Situbondo yang menyeret anggota DPRD Zeiniye belum dapat kepastian hukum. (Dok. Promedia)
Kasus dugaan korupsi anggaran Workshop Wawasan Kebangsaan di Situbondo yang menyeret anggota DPRD Zeiniye belum dapat kepastian hukum. (Dok. Promedia)

SENAYANPOST - Hingga saat ini, kasus dugaan korupsi anggaran kegiatan workshop Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Situbondo yang menyeret anggota DPRD Jawa Timur, Zeiniye, belum mendapatkan kepastian hukum.

Padahal, tim dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak pelapor maupun pokmas yang terkait.

Menurut Abdul Hadi selaku pihak pelapor, dirinya sudah dipanggil dan diperiksa oleh tim penyidik KPK pada bulan Mei 2025 lalu.

Tak hanya dirinya, para Ketua Pokmas dan pihak terkait lainnya yang berjumlah 50 orang juga sudah diperiksa oleh tim penyidik KPK.

Baca Juga: Kronologi Akuntan SPPG di Aceh yang Diduga Korupsi Rp59 Juta demi Bayar Utang, Bermula dari Laporan Kasus Begal ke Polisi

Pemeriksaan terhadap pelapor dan ketua pokmas tersebut dilakukan selama 3 hari di Mapolres Situbondo.

"Kami para pelapor sudah dipanggil untuk diperiksa termasuk 50 Ketua Pokmas dan terkait pada tanggal 21-23 Mei 2025 bertempat di Mapolres Situbondo," ungkapnya saat di konfirmasi pada Kamis 5 Februari 2026.

Namun, hampir setahun waktu berjalan pasca pemeriksaan pelapor dan saksi lainnya, belum ada kepastian hukum terhadap anggota DPRD Jawa Timur, Zeiniye.

Abdul Hadi pun berharap agar kasus tersebut segera mendapat kepastian hukum. "Kami sebagai pelapor mudah-mudahan segera cepat selesai dan terang benderang untuk mendapatkan status hukum yang jelas," harapnya.

Abdul Hadi juga mengaku jika dirinya sudah pernah menanyakan perkembangan laporannya kepada pihak KPK, dan hanya memberikan jawaban jika terkait progres laporannya hanya bisa di update melalui unit Direktorat Pengaduan Masyarakat, karena merupakan informasi tertutup.

Baca Juga: Kelompok Pegiat Anti Korupsi Ungkap Peran Abdullah Azwar Anas Terkait Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi, Ada Pelanggaran?

"Arahan dari penyidik KPK dan juru bicara KPK, serahkan dan percayakan kepada APH dalam hal ini penyidik KPK," tambahnya.

Sementara, terkait sudah sejauh mana penanganan kasus dugaan korupsi Wasbang yang menyeret Zeiniye tersebut, tim redaksi sudah mencoba konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp kepada juru bicara KPK, Budi Prasetyo, namun belum mendapat respon sama sekali.

Diketahui, Zeiniye bersama 2 orang lainnya berinisial UF dan SD dilaporkan ke KPK pada bulan Maret 2024.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X