Dalam kesempatan yang sama, Ahok sempat mengungkapkan kemunduran dirinya sebagai Komut Pertamina, yakni akibat adanya berbeda pandangan dengan Presiden Jokowi.
"Saya mengundurkan diri," kata Ahok.
Sebelumnya diketahui, Ahok sempat memutuskan mundur dari jabatannya itu pada Januari 2024 lalu.
Terkait hal itu, Ahok mengungkapkan, seharusnya ia mundur pada Desember 2023 seusai rampung menyusun rancangan kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2024.
"Sayangnya RKAP 2024 pengesahan RUPS oleh Menteri BUMN terlambat. Baru dilakukan di Januari. Nah begitu dilakukan di Januari, saya mundur," ujarnya.
"Tapi di situ saya sudah meninggalkan sebuah catatan, RKAP dengan sistem pengadaan yang baru, harus memberikan penghematan 46 persen. Dan Direksi semua sudah tanda tangan," sambungnya.
Sejalan dengan itu, Ahok menegaskan dirinya mundur lantaran alasan politik.
"Nah, saya keluar karena alasan politik, beda pandangan dengan Presiden Pak Jokowi," tandasnya.***
Artikel Terkait
Alasan Ahok Lebih Pilih Ganjar dan Mahfud MD Dibanding Gibran Rakabuming: Ini Urus Negara Lho!
Ahok Tidak Punya Mobil ketika Mengundurkan Diri dari Komisaris Utama Pertamina?
Soal Kasus Korupsi Pertamina, Hotman Paris Tuntut Permintaan Maaf dan Minta Ahok Kembalikan Seluruh Gajinya Selama Menjabat
PRAHARA KORUPSI DAN ZIONISME DI BUMI NU
Ahok Ceritakan Nasihat Terdakwa Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Riva Siahaan saat Main Golf