Jadi Saksi di Sidang Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak, Ahok Beberkan Alasan Sebenarnya Mundur dari Pertamina

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 29 Januari 2026 | 15:53 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberkan kesaksiannya terkait kasus tata kelola minyak di Pertamina. (Instagram.com/@basukibtp)
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberkan kesaksiannya terkait kasus tata kelola minyak di Pertamina. (Instagram.com/@basukibtp)

Dalam kesempatan yang sama, Ahok sempat mengungkapkan kemunduran dirinya sebagai Komut Pertamina, yakni akibat adanya berbeda pandangan dengan Presiden Jokowi.

"Saya mengundurkan diri," kata Ahok.

Sebelumnya diketahui, Ahok sempat memutuskan mundur dari jabatannya itu pada Januari 2024 lalu.

Baca Juga: 19 Tahun Aksi Kamisan di Depan Istana Negara, Baskara Putra: Tuntutan Kasus HAM Perlu Terus Disuarakan

Terkait hal itu, Ahok mengungkapkan, seharusnya ia mundur pada Desember 2023 seusai rampung menyusun rancangan kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2024.

"Sayangnya RKAP 2024 pengesahan RUPS oleh Menteri BUMN terlambat. Baru dilakukan di Januari. Nah begitu dilakukan di Januari, saya mundur," ujarnya.

"Tapi di situ saya sudah meninggalkan sebuah catatan, RKAP dengan sistem pengadaan yang baru, harus memberikan penghematan 46 persen. Dan Direksi semua sudah tanda tangan," sambungnya.

Sejalan dengan itu, Ahok menegaskan dirinya mundur lantaran alasan politik.

"Nah, saya keluar karena alasan politik, beda pandangan dengan Presiden Pak Jokowi," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X