Dengan pernyataan dari Whoosh, Ray menyebut publik mencari tahu tentang polemik Whoosh.
"Pernyataan Pak Purbaya membuat orang menggeliat, ‘Ada apa sama Whoosh’ kok utangnya begitu besar, lalu turun ke gimana sih dulu. Nah, muncul soal dugaan mark up, kan?" paparnya.
"Dan yang paling mengherankan lagi, ternyata KPK sudah melakukan proses penyelidikan sejak Januari 2025, jauh sebelum Pak Purbaya ngomong tentang itu," lanjutnya.
Proyek Ikonik Jokowi yang Jadi Sorotan
Ray melanjutkan bahwa pernyataan Purbaya mengenai penolakannya pada pembiayaan utang dari APBN juga memunculkan rasa ingin tahu apakah ada perbuatan korupsi yang dilakukan.
Baca Juga: Jokowi Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset, Ungkap Pemerintahannya Pernah 3 Kali Desak DPR
"Dalam konteks yang mau saya katakan itu, ternyata ini sudah dilakukan kajiannya oleh KPK sejak Januari lalu. Ketika KPK masuk ke proyek ini apa nggak sen kanan dan sen kiri dulu, khususnya pada Pak Prabowo?" ungkap Ray.
Menurutnya, penyelidikan KPK itu berkaitan dengan proyek yang langsung mengingatkan pada Jokowi.
"Kalau kemudian ini dalam tanda kutip ya, diturunkan makna penting Whoosh ke persoalan korupsi, itu artinya dua ikon sekaligus Pak Jokowi digoncang orang sekarang, satu IKN yang kedua Whoosh," terangnya.
"Bahkan apapun yang dibanggakan oleh Pak Jokowi sebagai ikon dari prestasinya sebagai presiden, seperti seolah dibiarkan oleh Pak Prabowo untuk dikuliti masyarakat. Nggak, (bukan diperintahkan), dibiarkan," tuturnya.***
Artikel Terkait
Budi Arie Kena Reshuffle, Jokowi Sebut Bakal Temui Ketum Relawan Projo dalam Waktu Dekat
Jokowi Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset, Ungkap Pemerintahannya Pernah 3 Kali Desak DPR
Jokowi soal Polemik Ijazah Gibran: Permasalahan Tahunan hingga Tuding Ada Pihak yang Jadi Dalang
Wariskan Whoosh dengan Lilitan Utang Ratusan Triliun, Jokowi: Transportasi Umum Tak Diukur dari Laba
Jokowi Contoh Mantan Pejabat yang Terus Dikulik soal Kepemimpinannya, Pengamat Sebut Sebagai Fenomena ‘Jokowisasi’