Sebab suara yang diperoleh oleh Andika dan Hendi tak bisa mengungguli lawan.
Baca Juga: Pengamat Sebut Kampanye Gimmick Ridwan Kamil Gagal Rebut Hati Warga Jakarta, Ini Alasannya
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Hanteru Sitorus menyebut Jateng masih meraih banyak dukungan dari masyarakat setempat.
Pasalnya, terdapat kabar kekalahan dari paslon yang diusung PDIP, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Andika-Hendi) yang hanya mendulang suara sekitar 40 persen.
"Angka tersebut berkisar dua kali lipat dari total suara yang diperoleh yang diusung PDI Perjuangan pada Pemilihan Umum Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah 2024," sebut Deddy di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, pada Minggu, 1 Desember 2024.
Baca Juga: Hasil Real Count Pilkada Jakarta 2024: Pramono-Rano Ungguli RIDO dan Dharma-Kun
Dengan demikian, pemilih partai dengan simbol kepala banteng itu masih tetap setia dengan PDI Perjuangan karena angkanya hampir dua kali lipat pemilu anggota legislatif (pileg).
"Itu adalah bukti bahwa Jawa Tengah masih menjadi rumah bagi kaum Marhaen (sebuah ideologi yang dikembangkan oleh Presiden RI ke-1 Soekarno)," tegas Deddy.
***
Artikel Terkait
Alasan Jokowi Dukung Paslon Ridwan Kamil dan Suswono di Pilkada Jakarta 2024
Dharma Pongrekun soal Banjir Jakarta: Itu Hadiah dari Tuhan
Alasan Anies Baswedan Dukung Pramono Anung dan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024
Cak Imin Yakin Dukungan Jokowi Bakal Dongkrak Suara Ridwan Kamil dan Ahmad Luthfi di Pilkada 2024
Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula Tom Lembong, Kejagung Periksa 5 Saksi Ini