Menurutnya, itulah yang dinamakan demokrasi.
"Itulah demokrasi," jelas Jokowi.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Gibran Rakabuming mengajukan diri sebagai cawapres Prabowo Subianto jelang Pemilu 2024.
Langkah politik Gibran tersebut sebagian pengamat menilai sebagai upaya Jokowi untuk mendirikan sebuah politik dinasti.
Baca Juga: LBM PWNU Jakarta Gelar Bahtsul Masail Bahas Kriteria Pemimpin Nasional
Sebelumnya, Gibran tidak diprediksi akan maju sebagai cawapres.
Sosok-sosok seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) justru 'tidak kebagian' kursi sebagai cawapres meskipun elektabilitasnya lebih tinggi dari Gibran.***
Artikel Terkait
Hasil Rapat dengan Jokowi soal Pulau Rempang, Bahlil Lahadalia: Sebagian Warga Belum Punya Alas Hak
Jokowi Konfirmasi Pertemuan dengan SBY di Istana Bogor, Bahas Apa?
Jokowi Kecam Perang Israel dan Hamas di Gaza, Minta Kemlu Lakukan Evakuasi terhadap WNI
Jawaban Jokowi soal Gibran Usai Putusan MK: Pasangan Capres dan Cawapres Itu...
Jokowi Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Megawati Usai Gibran Jadi Cawapres Prabowo