"Anda belum pernah di eksekutif yang tingkat provinsi, Anda nggak ngerti jadi presiden nanti," katanya.
Baca Juga: Peran Istri Muda Yosep dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang versi Pengakuan Danu
Tidak hanya itu, nasib 300 juta penduduk Indonesia akan dipertaruhkan untuk 2045.
"Ini bukan soal belajar coba-coba lho. Ini negara dipertaruhkan untuk 2045," ucapnya.
Ahok berpendapat bahwa Pemilu 2024 bukan urusan main-main apalagi coba-coba.
Baca Juga: Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Datangi Polda Jabar, Ada Apa?
"Ini negara sebentar lagi 300 juta penduduk kita. Mana boleh kita kasih orang coba-coba," jelasnya.
Meskipun demikian, ia tidak memandang sebelah mata anak muda yang memiliki potensi sebagai pemimpin masa depan.
"Saya tidak meremehkan anak muda ya, anak muda bisa lebih kreatif gitu ya. Tapi bicara tata negara harus mengerti konstitusi," ujarnya.
Baca Juga: Nonton The Escape of The Seven Episode 9 Sub Indo, Kim So Yeon 'Reuni' dengan Yoon Jong Hoon
Ahok menegaskan bahwa Pemilu 2024 ini rakyat Indonesia harus benar-benar teliti.
"Saya tidak mau anak-cucu saya harus nunggu sekian tahun lagi, nunggu lagi mundur, males sudah. Jadi kita nggak usah coba-coba deh," tandas Ahok.***
Artikel Terkait
Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Raka Olahraga Bareng di Bogor, Kampanye Jelang Pemilu 2024
Gibran Rakabuming Raka Tanggapi Isu Jadi Cawapres pada Pemilu 2024: Enggak Mungkin
Gibran Rakabuming Raka Tegaskan Tidak Berminat Jadi Cawapres dalam Pilpres 2024: Semua Belum Cukup!
Jawaban Jokowi soal Gibran Usai Putusan MK: Pasangan Capres dan Cawapres Itu...
Golkar Ajukan Gibran Rakabuming Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Wali Kota Solo Jadi Maju Pilpres 2024?