SENAYAN POST - Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan dirinya tidak tertarik jadi cawapres dalam Pilpres 2024.
Gibran menyatakan bahwa dirinya belum cukup umur untuk menjadi cawapres di Pilpres 2024.
Selain itu, Gibran juga merasa bahwa dirinya belum pantas untuk mengemban peran tersebut.
Baca Juga: Presiden Jokowi Ungkap Hilirisasi Industri Nikel di Indonesia Bisa Melebihi Rp 8 Ribu Triliun
Gibran merasa merasa ilmu dan pengalaman yang dimilikinya masih belum mencukupi.
"Sudah saya jawab, umur belum cukup, ilmunya belum cukup, semua belum cukup. Aku kudu piye meneh? (saya harus bagaimana lagi?)," tegas Gibran.
Gibran juga menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin menjadi cawapres dalam Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Prabowo Subianto Bertemu PSI, Grace Natalie: Kami Tegak Lurus dengan Pilihan Jokowi di Pilpres 2024
Putra sulung Presiden Jokowi itu menegaskan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi.
"Enggak mungkin, wis tak jawab (sudah saya jawab)," ujar Gibran, Kamis (3/8/2023).
Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden akan dilaksanakan pada 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.
Baca Juga: Prabowo Subianto Buka Peluang Koalisi dengan PSI di Pilpres 2024: Pandangan Kami Cocok
Berdasarkan peraturan KPU, parpol pengusung capres dan cawapres minimal harus memiliki 20 persen kursi DPR.
Atau memiliki minimal 25 persen suara nasional hasil pemilu sebelumnya.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Ungkap Hilirisasi Industri Nikel di Indonesia Bisa Melebihi Rp 8 Ribu Triliun
Ganjar Pranowo Sebut Hilirisasi Industri Demi Kemandirian Ekonomi: Nilai Tambahnya Signifikan
Prabowo Subianto Bertemu PSI, Grace Natalie: Kami Tegak Lurus dengan Pilihan Jokowi di Pilpres 2024
Prabowo Subianto Buka Peluang Koalisi dengan PSI di Pilpres 2024: Pandangan Kami Cocok
Prabowo Subianto Kunjungi Markas PSI: Saya Lihat Banyak Kecocokan dengan Mereka