Dengan begitu, Uu meminta masyarakat untuk bersabar karena proyek tersebut kabarnya dalam tahap pelelangan.
Baca Juga: Fakta Baru Pemecatan Guru SMK Telkom Cirebon Usai Kritik Ridwan Kamil di Medsos
"Untuk itu, mohon baraya bisa sedikit memaklumi kondisi tersebut, kami paham betul dan kami merasakan sendiri pentingnya infrastruktur ini," jelasnya.
Terakhir, Uu meminta doa dari masyarakat Jabar agar perbaikan jalan rusak ini segera rampung di akhir periode kepemimpinannya bersama Ridwan Kamil.
"Sebagai pemegang amanah masyarakat Jawa Barat, kami maksimalkan segala upaya demi peningkatan kesejahteraan bersama. Mohon doana baraya," tutup Uu.
Baca Juga: Segini Uang yang Dikeluarkan Pemerintah untuk Subsidi Motor Listrik
Sebagaimana diketahui sebelumnya, terpasang spanduk protes dari warga Garut karena jalan rusak berat di Jalan Kadungora-Leles.
Pada akhirnya protes tersebut sampai juga kepada Gubernur Ridwan Kamil terkait jalan rusak berat di Garut.
Diketahui, aksi protes lewat spanduk itu disampaikan oleh Koalisi Masyarakat Pemantau Pembangunan Garut (KMPPG).
Baca Juga: 3 Hari setelah ICC Kirim Surat Penangkapan Vladimir Putin, Rusia Ancam Balik Rudal Hipersonik
Di sisi lain, kuasa hukum KMPPG, Evan Saepul mengatakan bahwa spanduk tersebut memang diprakarsai oleh kliennya.
Bahkan pihaknya sudah mengirimkan somasi kepada Ridwan Kamil terkait hal ini.
Namun, somasi tersebut belum ditanggapi yang bersangkutan.***
Artikel Terkait
Guru SMK Diberhentikan Gegara Kritik Ridwan Kamil, Gubernur Jabar: Saya Juga Kaget
Fakta Baru Pemecatan Guru SMK Telkom Cirebon Usai Kritik Ridwan Kamil di Medsos
Ridwan Kamil Mantap Maju Pilkada 2024 Jadi Calon Gubernur Jawa Barat, Siapa Calon Wakilnya?
Beda dengan Ridwan Kamil, Begini Cara Gibran Rakabuming Respons Keluhan Masyarakat
Somasi Jalan Rusak Berat Tak Digubris Gubernur Ridwan Kamil, Warga Garut: Moal Dipilih Deui