Beda Kronologi Kasus Pemukulan versi Waketum PSI Bro Ron vs Terduga Pelaku dalam Aksi di Kantor MPP Menteng Jakpus

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Rabu, 6 Mei 2026 | 08:15 WIB
Waketum PSI, Ronald Aristone atau Bro Ron. (Dok. Promedia)
Waketum PSI, Ronald Aristone atau Bro Ron. (Dok. Promedia)

SENAYANPOST - Kasus pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Sinaga alias Bro Ron di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Mei 2026 menjadi perhatian publik.

Sebelumnya diketahui, Bro Ron saat itu tengah melakukan audiensi bersama 15 orang lainnya, yang merupakan karyawan PT Sinergi Karya Sejahtera ke Kantor Michael Putra dan Partners (MPP).

Kala itu, kedatangan mereka untuk menyuarakan terkait dengan gaji para karyawan yang diduga belum dibayarkan oleh perusahaan.

Dalam aksi di Kantor MPP itu, insiden pemukulan terjadi usai sempat timbul perdebatan antara pihak Bro Ron dengan sekelompok orang di lokasi.

Baca Juga: Prabowo Subianto Kunjungi Markas PSI: Saya Lihat Banyak Kecocokan dengan Mereka

Pada video yang beredar, pukulan tampak dilayangkan oleh 2 orang terduga pelaku terhadap Bro Ron hingga akhirnya dilerai oleh petugas keamanan.

Kini, pihak kepolisian menyebut para terduga pelaku telah diamankan untuk diperiksa usai terjadinya kasus pemukulan tersebut.

Menurut AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, Kapolsek Metro Menteng mengatakan, korban telah membuat laporan polisi dan sudah diantarkan untuk proses visum. Selain itu, korban dan saksi juga telah dimintai keterangan.

"Terduga pelaku sebanyak 2 orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut," kata Braiel dalam pernyataannya.

Sementara itu, salah seorang terduga pelaku mengaku saat itu sempat datang ke lokasi karena diajak oleh rekannya.

"Jadi kronologinya itu, saya datang ke sana karena diajak sama teman," bebernya sebagaimana dilansir dari unggahan Instagram @warungjurnalis.

Dalam pandangannya, terduga pelaku menuturkan, Bro Ron sempat datang lalu mengocek hingga memaki dirinya.

"Ketika sampai di sana, saya tidak tahu persoalannya seperti apa. Tiba-tiba Bro Ron datang, langsung mengoceh, memaki saya," ungkapnya.

"Dia juga memukul bagian sini (perut), saya ditonjok duluan di bagian perut, lalu dia bilang 'Kamu babu,' 'Kamu boneka', dia memukul lagi ke saya," tambah terduga pelaku.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X