Lantaran dipukul, terduga pelaku mengaku merasa tidak terima hingga berujung pukulan balik mengarah pada bagian tubuh Bro Ron.
"Karena dipukul, saya tidak terima. Akhirnya saya dorong dia, lalu dipisahkan," ujarnya.
"Sempat turun ke area bawah, baru melakukan pemukulan seperti yang viral," tukas terduga pelaku.
Di sisi lain, Bro Ron yang dilaporkan menjadi korban dalam kasus ini, sempat mengutarakan kronologi berdasarkan versinya.
Selain itu, Bro Ron mengaku sebagai korban pemukulan orang yang mengaku sebagai 2 petugas keamanan salah satu firma hukum di kawasan Menteng tersebut.
Waketum PSI itu menjelaskan, insiden pemukulan terjadi saat dirinya mendampingi koleganya melakukan audiensi dengan pimpinan firma MPP atas dugaan penggelapan dana PT SKS senilai Rp9 miliar.
Bro Ron lalu menuturkan, mulanya koleganya bersama beberapa karyawan lain, menggelar aksi di kantor MPP.
Sekitar pukul 18.00 WIB, 3 orang yang mengatasnamakan keamanan meminta mereka keluar gedung.
"Terjadilah cekcok di antara 3 oknum ini, karyawan SKS, dan saya juga," ucap Bro Ron dalam pernyataannya, pada Senin, 4 Mei 2026.
"Tapi akhirnya 3 oknum ini berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah duluan hadir di lokasi," tegasnya.
Tak berselang lama, Bro Ron menyebut terdapat 3 orang petugas keamanan itu kembali datang dan terlibat cekcok, dan terjadilah insiden pemukulan.
"15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4 (lokasi Kantor MPP), seketika mulai lagi cekcok," terangnya.
"Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video," tandas Bro Ron.***
Artikel Terkait
TRAGIS Korban Pemukulan dan Penusukan di Sumut Mau Memaafkan Bahkan Siap Dinikahi oleh Pelaku
Prabowo Subianto Buka Peluang Koalisi dengan PSI di Pilpres 2024: Pandangan Kami Cocok
Prabowo Subianto Kunjungi Markas PSI: Saya Lihat Banyak Kecocokan dengan Mereka
Sah! MK Tolak Permohonan Uji Materi Batas Usia Capres dan Cawapres oleh PSI
10 Parpol Ini Kemungkinan Tak Lolos ke Senayan, Ada PSI hingga PPP