Sugiono beralasan bahwa Indonesia adalah negara yang peduli pada perdamaian.
"Kita sejak awal merupakan negara yang peduli pada perdamaian, pada stabilitas internasional dan khususnya pada situasi yang terjadi di Palestina. Karena Board of Peace ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai perdamaian tersebut maka kita harus ada di dalamnya," jelasnya.
Tidak dimungkiri, proses untuk bergabung dalam badan tersebut berlangsung dengan cepat.
"Dua hari sebelum penandatanganan, semuanya bersepakat untuk ikut bergabung bersama Board of Peace," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Israel Penjajah Langgar Gencatan Senjata, Kembali Bombardir Jalur Gaza
Donald Trump Akui Netanyahu Jadi Penghambat Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza, Bukan Hamas
Mantan Dubes Iran Ungkap Alasan Hamas Terima Gencatan Senjata di Gaza
Presiden AS Donald Trump Ungkap Langkah Selanjutnya Rencana Perdamaian Gaza
Dino Patti Djalal Sorot Keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace for Gaza Rancangan AS, Singgung soal Fee Rp17 Triliun