Noe Letto Buka Suara Setelah Jabat Posisi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Bantah soal Keberpihakan Politik

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 22 Januari 2026 | 16:07 WIB
Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto belum lama ini dilantik sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional. (Tangkapan layar YouTube Sabrang MDP Official)
Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto belum lama ini dilantik sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional. (Tangkapan layar YouTube Sabrang MDP Official)

Noe menjelaskan, dewan pertahanan negara itu tidak semata urusan senjata dan perang fisik.

Baca Juga: Rusia Mediasi Pembicaraan antara Iran dan Israel Akhir 2025, Menlu Sergey Lavrov: Kami Selalu Siap, Jika Diminta

Tokoh publik itu bahkan menyebut, ancaman terhadap negara juga datang dari perang non-militer seperti disinformasi, dan runtuhnya kepercayaan publik.

Di samping itu, terdapat pula perpecahan sosial hingga melahirkan 'perang kognitif' yang dinilai berhubungan dengan cara berpikir masyarakat.

"Perang kognitif itu gimana sih? Perang kognitif itu berhubungan dengan yang kamu pakai sehari-hari, itu bisa menghancurkan negara," tutur Noe.

"Contohnya seperti kita sekarang ini menurutmu baik-baik saja? Kita terpecah belah satu sama lain, susah banget kok percaya satu sama lain," sambungnya.

Terkait hal tersebut, Noe menyoroti negara perlu memberikan perhatian khusus terhadap ancaman perang kognitif di kalangan masyarakat.

"Kita tidak punya parameter, bagaimana kita bisa mempercayai satu sama lain. Inilah kenapa eksperimen ini harus dilakukan," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: YouTube Sabrang MDP Official

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X