Sebagai catatan, Maiyah adalah sebuah gerakan sosial-budaya dan majelis ilmu yang diprakarsai oleh sang ayah, Cak Nun.
"Posisi saya tidak mengubah apapun sama sekali, Maiyahan saya tetap Maiyahan posisinya. Karena itu yang primer, itu nomor satu," ucap Noe.
Baca Juga: Lirik Lagu Crown, EXO, Tittle Track di Album Baru Pasca Wamil
Bantah sebagai Bentuk Keberpihakan Politik
Dalam pernyataannya, Noe juga membantah anggapan masuknya ke DPN sebagai bentuk keberpihakan politik.
Noe menegaskan dirinya tidak berada di bawah kepentingan tokoh atau kekuatan politik mana pun.
Vokalis band Letto itu menyebut hanya bertanggung jawab pada nilai yang diyakininya dan kepada Tuhan.
"Jadi tenang aja. Kalau di bawah Bahlil, di bawah siapa segala macam. Kita enggak di bawah siapa-siapa," tegas Noe.
Menjawab tudingan masuk ke sistem pemerintahan, Noe membedakan secara tegas antara negara dan pemerintah.
Baca Juga: AS dan Iran Saling Ancam, Menlu Abbas Araghchi Peringatkan Risiko Konfrontasi Total
Dia menilai pemerintah merupakan bagian dari negara yang bergerak dalam siklus politik lima tahunan, sementara negara memiliki kepentingan jangka panjang.
Dalam kerangka itu, Noe menempatkan dirinya pada posisi negara, bukan kepentingan pemerintahan.
"Oke, soal masuk sistemnya gitu. Jadi yang saya pandang adalah kita masuk sistem negara untuk membantu pemerintah agar tetap lurus di dalam bangsa," terangnya.
Jelaskan Perannya Atasi 'Perang Kognitif'
Selain itu, Noe juga menyoroti ihwal kritik mengenai kompetensinya sebagai Tenaga Ahli DPN.
Artikel Terkait
Cerita Siswi SRMP 19 Kupang Sempat Hidup Penuh Keterbatasan, Kini Lebih Terang dan Penuh Harapan
Viral Seorang Ayah Menangis Sambil Gendong Anak, Datangi Posko Kesehatan Dusun Lhok Pungki Aceh untuk Minta Obat
Ikut Misi Memasak di Aceh Tamiang, Chef Togap MCI Bagikan Momen Bahagia Bantu Korban Banjir Lewat Makanan
Warga Aceh Masih Berjibaku dengan Lumpur Bekas Banjir, Mendagri Tito Target Kebut Pembersihan Sebelum Ramadan
Aksi Truk Wingbox Kawal Mobil Panther Melaju Tanpa Kendali di Tol Jakarta Cikampek Tuai Pujian Warganet