Opini: Lomborg, Ekologi, dan Ulil

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Jumat, 12 Juli 2024 | 22:06 WIB
Budhy Munawar
Budhy Munawar

Selain itu, menunda tindakan mitigasi dengan harapan pada teknologi masa depan dapat memperburuk dampak perubahan iklim dalam jangka pendek dan menengah, yang kemudian akan lebih sulit dan mahal untuk diatasi.

Baca Juga: Kepala BNPT RI Figur Tepat untuk Menteri Agama di Era Presiden Prabowo Subianto

Kontradiksi dalam Argumen Ekonomi, Lomborg mengklaim bahwa, biaya tindakan mitigasi perubahan iklim terlalu tinggi dan dapat merugikan ekonomi global.

Namun, banyak ekonom berpendapat bahwa investasi dalam mitigasi iklim dapat memicu inovasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan ketahanan ekonomi terhadap guncangan di masa depan.

Misalnya, peralihan ke energi terbarukan tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang harganya cenderung berfluktuasi.

Selain itu, biaya tidak bertindak dalam menghadapi perubahan iklim, seperti kerusakan akibat bencana alam yang lebih sering dan parah, dapat jauh melebihi biaya tindakan mitigasi.

Baca Juga: Kuasa Hukum Vina Desak Polda Jabar Transparan dan Profesional, Sudah Prediksi Gugatan Praperadilan Pegi Setiawan Dikabulkan

Minimnya Solusi Konkret, meskipun Lomborg banyak mengkritik kebijakan iklim yang ada, ia tidak menawarkan banyak solusi konkret sebagai alternatif.

Lomborg sering berpendapat bahwa adaptasi adalah strategi yang lebih efektif dibandingkan mitigasi, tetapi tidak memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana adaptasi ini harus dilakukan secara global dan merata.

Selain itu, solusi yang dia usulkan seringkali bersifat jangka pendek dan tidak mempertimbangkan perlunya perubahan sistemik, dalam cara kita mengelola sumber daya alam dan membangun ekonomi yang berkelanjutan.

Pengaruh terhadap Kebijakan Publik, kritik terhadap Lomborg juga mencakup dampak potensial bukunya terhadap kebijakan publik.

Baca Juga: Kepala BNPT RI Figur Tepat untuk Menteri Agama di Era Presiden Prabowo Subianto

Buku ini bisa memberikan justifikasi bagi para pengambil kebijakan, yang enggan mengambil tindakan berani dalam mengatasi perubahan iklim.

Dengan memberikan argumen, bahwa ancaman perubahan iklim dibesar-besarkan.

Lomborg bisa berkontribusi, pada kelambanan tindakan dan pengabaian terhadap urgensi krisis iklim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X