Kepala BNPT RI Figur Tepat untuk Menteri Agama di Era Presiden Prabowo Subianto

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Selasa, 9 Juli 2024 | 20:17 WIB

 

 

Mush’ab Muqoddas, Lc

Pengamat Terorisme di Timur Tengah

 

 

Akhir Juni 2024 lalu publik Tanah Air dihebohkan dengan pemberitaan terkait pembubaran Jamaah Islamiyah yang merupakan organisasi induk dari Al Qaeda yang didirikan Osama bin Laden. Terdapat 16 tokoh Jamaah Islamiyah di antaranya Amir JI Para Wijayanto dan Mantan Amir JI Abu Rusydan yang membacakan deklarasi pembubaran Jamaah Islamiyah.

 

Poin-poin dalam deklarasi pembubaran JI yang menarik adalah menjamin adanya perubahan dalam pembelajaran di pesantren dan sekolah yang berafiliasi dengan JI. Menjadi pertanyaan, seberapa banyak JI memiliki pesantren.

 

Berbagai operasi keamanan sejak 2021 hingga 2024 ini, walaupun tidak terdapat aksi teror yang dilakukan oleh JI, tetapi aparat keamanan dalam hal ini berhasil mengungkap jaringan keuangan dan sejumlah persenjataan. Dalam artian, jika terjadi kekacauan politik pada Pemilu 2024 ini, JI siap untuk terlibat kerusuhan. Pastinya mereka sudah membayangkan Indonesia seperti Suriah. Ternyata tidak.

 

Keberhasilan merangkul elemen-elemen JI oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol Prof Dr H Mohammed Rycko Amelza Dahniel hingga mendorong mereka untuk berani menyatakan pembubaran JI, adalah pondasi penting bagi stabilitas keamanan Indonesia, tidak hanya di masa depan, akan tetapi dalam jangka pendek.

 

Salah satu mantan pimpinan JI Indonesia yang penulis tanya terkait deklarasi tersebut mengungkapkan keinginan JI Indonesia meniru JI Mesir yang berkomitmen pada Inisiatif Anti Kekerasan. Tokoh-tokoh JI Mesir seperti Najih Ibrahim, Karam Zuhdi, Isham Darbalah, Usamah Hafidz, banyak lainnya telah berhasil meyakinkan kader-kader JI untuk setia kepada negaranya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X