AM Hendropriyono Sebut Intelijen Israel Lupakan Hal Ini hingga Dianggap Kecolongan Hamas

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:00 WIB
Guru besar STIN AM Hendropriyono beberkan dua hal yang membuat Intelijen Israel kecolongan gegara serangan Hamas baru-baru ini. (Dokumentasi SenayanPost.com)
Guru besar STIN AM Hendropriyono beberkan dua hal yang membuat Intelijen Israel kecolongan gegara serangan Hamas baru-baru ini. (Dokumentasi SenayanPost.com)

SENAYANPOST - Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono menilai Intelijen Israel Mossad lupakan beberapa hal ini hingga akhirnya dikejutkan serangan militan Hamas di Gaza, Palestina.

Menurut AM Hendropriyono, Intelijen Israel terlalu banyak mengandalkan kecanggihan persenjataan militer yang dimilikinya hingga tidak mengantisipasi serangan dadakan dari Hamas baru-baru ini.

Lebih lanjut, ada beberapa pemicu juga yang menurut AM Hendropriyono yang menjadi alasan Hamas menyerang Israel dari sudut pandang intelijen.

Baca Juga: Link Nonton Spy X Family Season 2 Episode 2 Sub Indo Tayang Malam Ini, Lengkap dengan Jam Tayang

"Kemampuan dari persenjataan itu ada batasnya, jadi kalau tetap manusianya, intinya jadi otak manusia itu harus selalu terbiasa untuk melakukan kerja intelijen. Itu yang dilupakan oleh Israel," kata AM Hendropriyono pada 14 Oktober 2023, dikutip SenayanPost.com dari YouTube Kilat Media.

Kemudian ada indikasi-indikasi yang seharusnya diperhatikan pihak Intelijen Israel sebelum meletus perang beberapa waktu lalu.

"Kedua, menyangkut tadi human intelligence. Mestinya kalau dalam pengetahuan atau teori intelijen, ada indikasi-indikasi yang sudah patut diwaspadai," terangnya.

Baca Juga: Intelijen Israel Kecolongan Lawan Serangan Tak Terduga Hamas? Ini Kata AM Hendropriyono

Jauh sebelum perang ini terjadi, ada insiden penembakan terhadap Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

Mayjen Qasem adlaah petinggi militer senior Iran dalam Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

"Pertama soal jauh dulu ya sebelum Covid-19. Nah itu ada kejadian di mana Mayor Jenderal Qasem Soleimani ditembak dari drone oleh, mereka nuduhnya Israel," jelasnya.

Baca Juga: هشام النجار : حركة فتح ستتحرك في السياق العربي مع مصر والإمارات والسعودية لتخفيف اثار المعاناة الإنسانية خاصة

"Waktu itu Iran mengatakan akan membalas dendam, itu yang menjadi catatan intelijen, dalam intelligence journal," imbuhnya.

Seharusnya Intelijen Israel bisa membaca tanda-tanda tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: YouTube Kilat Media

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X