SENAYANPOST - AM Hendropriyono yang juga mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) berkomentar soal dugaan Intelijen Israel yang kecolongan menghadapi serangan Hamas di Gaza, Palestina baru-baru ini.
Menurut AM Hendropriyono, Intelijen Israel Mossad diberikan kejutan oleh Hamas setelah sekian lama berada di daerah Palestina.
Lebih lanjut, AM Hendropriyono yang juga guru besar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menilai bahwa Intelijen Israel terbuai dengan peralatan yang canggih.
"Ya saya kira apa yang terjadi ini adalah satu kejutan, yang kalau dalam ilmu militer ini adalah kesalahan taktis," kata AM Hendropriyono pada 14 Oktober 2023, dikutip SenayanPost.com dari YouTube Kilat Media.
Dalam hal ini, Hendropriyono menyorot soal kesalahan taktis dalam aspek intelijen.
"Kesalahan taktis menyangkut beberapa aspek dan dalam kasus ini adalah aspek intelijen," ujarnya.
Baca Juga: Mantan Pimpinan JI Mesir Ungkap ISIS dan Al Qaeda Wait and See di Pertempuran Gaza
"Intelijen Israel terlalu lama terbuai dengan alat-alat intelijen yang canggih, sistem pertahanan begitu juga," tambahnya.
Menurutnya, kemenangan ada di tangan orang yang memegang kendali atau senjata.
"Tidak lagi mengingat bahwa yang menentukan kemenangan itu adalah selalu 'the man behind the gun', bukan 'the gun' nya," ungkapnya.
Baca Juga: RAHIM Terus Serukan Perdamaian untuk Palestina dan Israel
Hendropriyono juga menyebut bahwa Intelijen Israel Mossad telah lama meninggalkan intel manusia.
"Bukan modernisasi senjata dan alat-alat. Khusus pada kasus ini dalam bidang intelijen, intelijen Israel sudah lama meninggalkan human intelligence. Mereka semua tergantung alat," bebernya.
Artikel Terkait
Israel Klaim Amankan Perbatasan Gaza, Ratusan Warga Jadi Tawanan Hamas
Sempat Beda Pendapat, Perang Israel dan Hamas Bikin Hubungan Benjamin Netanyahu dan Joe Biden Membaik?
Hamas Vs Israel, Ismail Haniyeh dan Netanyahu Menang Banyak
Opini: Hamas, Israel, dan PLO
RAHIM Terus Serukan Perdamaian untuk Palestina dan Israel