Oleh: Syaefudin Simon
Kolumnis
SENAYANPOST - Usai upacara bendera di Jonggol Bogor, mejeng dulu bersama Inspektur Upacara, Rudy Wahab.
Siapa Rudy? Tahun 1980an Rudy sangat terkenal sebagai bintang film laga. Ia mendampingi Advent Bangun, bintang film laga terpopuler saat itu. Tahun 2000-an Rudy tergoda masuk Jamaah Tabligh. Rudy pun jadi tokoh di JT dan aktif berdakwah.
Di Jonggol Rudy punya pondok pesantren Madinatul Qur'an. Ponpes ini unggulannya SMK Information Technology (IT), yang menarik guru2 di SMKIT kebanyakan para praktisi IT yang malang melintang di dunia bisnis dan militer.
Sepupu istri Jendral Wiranto ini memang punya banyak teman di dunia militer, termasuk "tentara senyap" dari Kopassusnya Prabowo.
Baca Juga: AS Ultimatum Israel dan Hamas, Kesempatan Terakhir Gencatan Senjata di Gaza
Itulah sebabnya SMKIT Madinatul Qur'an jadi sekolah favorit anak-anak tentara. Di sekolah ini, kata Rudy, antara kegiatan sekolah dan praktik agama seimbang.
Alumnus Universitas Frankfurt Jerman ini mengaku SMAITnya banyak dibantu ahli komputer dari Jerman dan Amerika
Menurut "kyai seniman" asal Gorontalo itu, ahli IT, kalau agamanya rapuh, bisa menjadi sosok yg berbahaya. Bisa menjadi hacker, perampok bank, dan perusak data negara.
Nah di SMAIT ini, muridnya harus mampu memahami IT dan Islam, agar ilmunya bermanfaat untuk manusia dan negara.
Baca Juga: Judi Online Merajalela, AM Hendropriyono Sebut Pemerintah Bisa Tiru Upaya Malaysia
Ketika rejim Orde Baru berencana membangun ibu kota negara di Jonggol, Rudy berhasil membeli tanah 200 hektar di kecamatan Jonggol, Bogor.
Eh, ternyata rencana itu gagal. Tanah itu, kemudian dibagi-bagi untuk wakaf pendidikan. Di salah satu tanah wakafnya kini tengah dibangun Islamic Center Al Salam oleh KH Amidhan Shaberah mantan Dirjen Haji dan Bimas Islam, Depag.***