Zamroni Irfan sangat antusias ketika aku menceritakan ayahnya, maklum ketika ayahnya wafat, Zamroni Irfan masih kecil, atau mungkin belum lahir.
Baca Juga: Berita Duka, Ibu Jonas Rivano Meninggal Dunia, Berjuang Lawan Kanker Buli-buli
Zamroni Irfan adalah sedikit dari santri Tegalgubug yang menerima pikiran liberal, satunya lagi santri Tegalgubug yg liberal adalah KH Mukti Ali Qusyairi (Ketua Bahtsul Masaail PWNU Jakarta) alumnus Ponpes Lirboyo Kediri dan Al Azhar Kairo.
Mukti sepengetahuanku lebih liberal dari Buya Syakur Yasin, yang kini dilaporkan Egi Sujana karena dianggap menghina Islam.
Zamroni Irfan, tak kalah liberal. Ia bisa menerima pikiran-pikiranku tentang agama masa depan. Tentang agama sebagai warisan kultural, tentang keabadian manusia di era berkembangnya teknologi ruh, sehingga hidup dan mati adalah pilihan manusia, bukan takdir; tentang kiamat akibat global warming, dan tentang sorga dan neraka yang ada di dunia ini juga.
Kini teman dekatku, santri liberal itu telah tiada. Zamroni Irfan, kalau sampeyan bisa masuk dalam mimpiku, nanti ceritakan tentang alam barzakh dan pertemuan sampeyan dengan malaikat.
Baca Juga: Relawan Projo dan Bara JP, Menunggu Arahan Jokowi Terkait Dukungan dalam Pilpres 2024
Aku kepo banget tentang cerita-cerita tersebut. Benarkah adanya? Atau cuma imajinasi orang-orang yang berlatar budaya Semit?
Selamat jalan Kang Zamroni. Somoga bahagia di alam sana.***
Artikel Terkait
OPINI: Pondok Pesantren Al Zaytun Adalah Sinkretisme - Eklektisisime?
Jurus Mahfud MD Selesaikan Polemik Pondok Pesantren Al Zaytun
Tak Beritikad Baik, Tasyi Athasyia Dilaporkan Mantan Karyawan ke Polisi
Berita Duka, Ibu Jonas Rivano Meninggal Dunia, Berjuang Lawan Kanker Buli-buli
SUDAH TAYANG! Link Nonton Anime One Piece Episode 1068 Sub Indo: Hiyori Diam-diam Rencanakan Balas Dendam!
Link Nonton King the Land Episode 8 Sub Indo Malam Ini Lengkap dengan Spoiler!
Pengakuan Syahnaz Sadiqah Usai Dirujak Netizen Gegara Isu Perselingkuhan dengan Rendy Kjaernett