Mengenal Lebih Dekat Abdul Malik bin Marwan

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Rabu, 5 April 2023 | 15:43 WIB

Ibnu Khaldun menceritakan, menjelang wafatnya Abdul Malik bin Marwan, Al Hajjaj bin Yusuf mendesak agar kekuasaan selanjutnya diserahkan kepada anaknya Al Walid bin Abdul Malik dan selanjutnya diserahkan kepada adiknya Sulaiman bin Abdul Malik, tidak seperti wasiat ayahnya Marwan bin Al Hakam. Al Hajjaj bin Yusuf berpendapat bahwa permasalahan bukan pada Abdul Aziz bin Marwan akan tetapi pada anaknya, Umar bin Abdul Aziz, yang juga merupakan cicit dari Umar bin Al Khathab RA, dari jalur ibunya, Lailah binti ‘Ashim bin Umar bin Al Khathab.

Al Hajjaj bin Yusuf khawatir jika kepemimpinan Bani Umayyah berada ditangan Umar bin Abdul Aziz yang dikenal lemah lembut akan menjadi celah kembalinya ancaman Khawarij dan Syiah. Karena tekanan ini, Abdul Aziz bin Marwan bersedia memberikan posisinya kepada keponakannya, Al Walid bin Abdul Malik, mengingat pengaruh Al Hajjaj bin Yusuf sangat besar khususnya di tengah Jaisy Bani Umayyah. Sebagai gubernur di Mesir, Abdul Aziz bin Marwan sangat dekat dengan penduduk Mesir dan merenovasi Masjid Amr bin Ash yang renovasinya dapat dilihat sampai saat ini.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X