Krapyak

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Selasa, 21 April 2026 | 22:32 WIB
KH Mukti Ali Qusyairi dan KH Zamroni Irfan (kanan), dua santri modern dan liberal Tegalgubug
KH Mukti Ali Qusyairi dan KH Zamroni Irfan (kanan), dua santri modern dan liberal Tegalgubug

Jalsah pertama, panitia menunjuk salah satu delegasi Lirboyo untuk jadi moderator memimpin perhelatan bahtsul masail itu. Gus Fahmi dan Miqdad memberikan kepercayaan kepada saya untuk jadi moderator.

Jalsah kedua moderator dari delegasi pesantren Ploso. Saya ingat namanya Abdul Manan, santri yang terkenal pendekar bahtsul masail dari pesantren Ploso. Ya memang saya sendiri sering bertemu beliau dalam perdebatan bahtsul masail di pesantren yang lain.

Jalsah ketiga dan penutup dari panitia bahtsul masail Pesantren Krapyak Yogyakarta.

Setiap mendengar kata Krapyak saya selalu saja ingat dengan memori indah ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

Ditulis Bukan untuk Warga Syiah

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Neo-Sundanisme: Proyek Peradaban Dedi Mulyadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:50 WIB

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB
X