Dukung Sosialisasi Pisah Sampah, AM Hendropriyono Gelorakan Perang Semesta Melawan Sampah

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Sabtu, 1 Agustus 2026 | 21:54 WIB

SENAYANPOST - Pada Sabtu 1 Agustus 2026 di keluragan Ceger kecamatan Cipayung Jakarta Timur, Pendiri dan Ketua Kraton Majapahit Jakarta Jenderal TNI (Purn) Prof Dr AM Hendropriyono dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengunjungi perkampungan warga untuk mensosialisasikan pisah sampah sebagai bentuk edukasi pengelolaan sampah.

"Paradigma kita sebagai warga harus berubah. Sampah bukan lagi sekadar dibersihkan, tetapi harus dikelola. Apa yang dikelola dengan baik dapat berubah dari beban menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan," ajakya.

Sekretaris Pengendali Operasi Pembangunan era Presiden Suharto ini mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramowo Anung Wibowo dalam pengelolaan sampah agar lebih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan lingkungan.

"Karena itu kita harus mengapresiasi Kementerian Lingkungan Hidup yang jajarannya kerap kali turun ke lapangan, karena lambannya sebagian birokrasi daerah dalam menjalankan kebijakan Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Padahal Presiden sudah mengeluarkan Perpres 12/2025 dan Gubernur DKI Jakarta telah mengeluarkan Instruksi no 5/2026," ungkapnya.

Panglima Komando Daerah Militer Jaya Karta periode 1992 - 1994 ini mengapresiasi para biroktar yag turun langsung mendampingi dan mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

"Pengelolaan sampah merupakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Saya sebagai warga Jakarta Selatan sangat bangga dengan kiprah justru Kasudin Jakarta Utara yang tanggap membantu masyarakat kami dalam hal-hal teknis tentang bagaimana pelaksanaan mulai pemilahan dan seterusnya. Warga masyarakat Jakarta Timur sangat menghargai Kasudin nya Monang Sinaga yang juga selalu hadir untuk menyingsingkan lengan baju bergotong royong dengan rakyat bersama Camat Cipayung, Lurah Ceger, RW dan RT kami," tegasnya.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2001 - 2004 ini menggelorakan perang semesta melawan sampah dan memperingatkan kepada para birokrat yang malas dan berpangku tangan dalam pengelolaan sampah. 

"Bagi para birokrat yang hanya berpangku tangan bermalas-malas dalam melaksanakan kebijakan Presiden RI dan instruksi Gubernur DKI, sebaiknya mengundurkan diri saja, daripada kami curigai karena kesal Bantar Gebang ditutup sehingga tidak ada lagi pungutan liar dari sana. Terima kasih kepada Menteri Lingkungan Hidup yg telah mengirim Wamennya, Deputi, Direktur dan Kasubditnya menyatu dengan rakyat dalam perang semesta melawan sampah ini," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

Resep Asem-asem Balungan, Segar Kaya Protein

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:10 WIB
X