Pertarungan Segitiga Global dan Kerugian Sosial Akibat Demonstrasi Massa 2025

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Jumat, 26 September 2025 | 13:32 WIB
  1. Kerugian Sosial di Eropa
  2. Prancis (Paris, 2025)
  • Aksi buruh besar September 2025 melumpuhkan transportasi dan sekolah. (12).
  • Kerugian langsung: €500 juta – €1 miliar.
  • Estimasi kerugian sosial USD 1,1–5,5 miliar.
  • Kerugian Sosial di Amerika Serikat

 

  1. New York dan kota besar lainnya (2025)
  • Protes besar terkait isu rasial dan ekonomi menimbulkan kerugian bisnis dan infrastruktur.
  • Estimasi kerugian sosial: USD 400 juta – 1,2 miliar. (13)

 

Analisis Strategis

  1. Kapitalis Global menggunakan dana NGO untuk melemahkan rezim anti-neoliberalisme.
  2. Ultra-Nasionalis Trump menolak globalisme, namun polarisasi domestik juga mahal biayanya.
  3. China/BRICS menjadi sasaran utama destabilisasi, dengan Indonesia punya catatan khusus karena dukungannya pada Palestina.
  4. Rusia & India tetap ditargetkan. Rusia lewat jalur HAM, China lewat isu minoritas, India lewat gerakan petani.

 

Kesimpulan

Pertarungan segitiga global menjadikan rakyat korban utama. Dana NGO yang digelontorkan menghasilkan kerugian sosial luar biasa: dari ratusan juta hingga puluhan miliar USD di Asia Tenggara, Prancis, Amerika Serikat, serta berpotensi melemahkan stabilitas Rusia, China, India, dan Indonesia.

Fenomena ini menegaskan perlunya negara-negara membangun ketahanan sosial dan mengembangkan filsafat intelijen untuk membedakan antara gerakan rakyat sahih dan operasi subversif global.**

 

Daftar Referensi:

  • Carothers, T. (1999). Aiding Democracy Abroad: The Learning Curve. Washington, DC: Carnegie Endowment for International Peace.
  • Scott, J.M. & Steele, C.A. (2011). Soros: The Life and Times of a Messianic Billionaire. London: Biteback Publishing.
  • National Endowment for Democracy (NED). (2023). Annual Report. Washington, DC: NED.
  • International Republican Institute (IRI). (2022). Strengthening Democracy Worldwide. Washington, DC: IRI.
  • Freedom House. (2023). Freedom in the World 2023. Washington, DC: Freedom House.
  • (2022). Democracy, Human Rights and Governance Strategy. Washington, DC: USAID.
  • (2025). Kerusuhan Demo di Jakarta Sebabkan Kerugian Rp 50,4 Miliar. Jakarta: Tempo.co, 25 September 2025.
  • (2025). Kerugian Ekonomi Nasional Akibat Aksi Demonstrasi 2025. Jakarta: Kompas, 26 September 2025.
  • CNBC Indonesia. (2025). Hitungan Dampak Ekonomi Aksi Massa Petani dan Buruh. Jakarta: CNBC Indonesia, 27 September 2025.
  • The Kathmandu Post. (2025). Gen Z Uprising Causes Rs 3 Trillion in Losses. Kathmandu: The Kathmandu Post, 10 September 2025.
  • Nepali Times. (2025). Tourism Decline Amid Political Unrest. Kathmandu: Nepali Times, 15 September 2025.
  • Le Monde. (2025). Les Grèves de Septembre Paralysent la France. Paris: Le Monde, 20 September 2025.
  • The New York Times. (2025). Protests Disrupt U.S. Cities, Economic Costs Soar. New York: NYT, 22 September 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X