Aleppo Kembali Membara

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Minggu, 1 Desember 2024 | 16:29 WIB

Aksi teror Al Qaeda yang sampai saat ini tidak dapat dilupakan adalah Bom Bali, selain Bom Kedubes Australia, Bom Kedubes Filipina dan tentatan Bom Malam Natal. Badan Intelijen Negara yang saat itu dipimpin Jenderal TNI Abdullah Mahmud Hendropriyono dan Dr As’ad Said Ali membentuk Tim Adras yang dipimpin Mayor Muhammad Andika Perkasa untuk memburu Omar Farouk, dan berhasil. Keberhasilan ini kemudian membuka peta jaringan JI dan Al Qaeda serta basis-basis dan sumber-sumber pendanaannya, tidak hanya di Indonesia akan tetapi juga di kawasan Asia Tenggara dan sejumah negara di kawasan Great Middle East.

Setelah munculnya ISIS di tahun 2012, pamor Al Qaeda meredup dan aksi-aksi teror di Indonesia didominasi oleh ISIS. Tercatat Bom Sarinah, Bom Gereja Surabaya, Bom Gereja Makassar dan Bom Polsek Astana Kota Bandung. Sementara itu, JI hanya melakukan konsolidasi internal dan penghimpunan dana dengan cover penggalangan donasi sosial.

Juni 2024, Amir JI Para Wijayanto bersama belasan tokoh JI lainnya menyatakan pembubaran JI yang mendapatkan sambutan baik dari sejumlah pihak. Hanya saja, sebagian anggota JI masih ada yang tidak menginginkan JI membubarkan diri. Mereka ini perlu diwaspadai karena HTS telah menciptakan episentrum baru di Aleppo dan menjadikan Suriah Utara sebagai palagan pertempuran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X