Menuju Filsafat Islam Otentik dengan Mentauladani Nabi Muhammad SAW; Pandangan Filsuf Maroko Toha Abdurrahman

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 17:45 WIB

Dan ketika filsuf Muslim sampai dalam pengetahuan dirinya, peneladanan yang sempurna terhadap Nabi Muhammad SAW, dalam pemikiran dan karakternya, yaitu ketulusan dan kejujuran, dia sampai pada dua kebenaran dasar, yaitu:

Pertama, bahwa kesempurnaan hidup yang baik bukanlah kesempurnaan yang tidak dapat dicapai kecuali dengan kesempurnaan meniru Nabi Muhammad SAW.

Kedua, bahwa tingkat kontemplasi dan karakter tertinggi dapat dicapai seorang filsuf yang mentauladani mencapai derajat ketulusan, yang diwujudkan berdasarkan keteladanan Nabi Muhammad SAW, sebagai teladan hidup di samping ketundukannya pada perlindungan ilahi yang dianugerahkan kepadanya.

 

 

Disadur dari artikel di situs Al Jazeera Net yang dimuat pada Sabtu 27 Juli 2024

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X