MADINAH YANG MENYALA

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Selasa, 7 Mei 2024 | 07:31 WIB
Masjid  Nabawi (Madinah Al Munawwarah) (Pixabay)
Masjid Nabawi (Madinah Al Munawwarah) (Pixabay)

Ucapan salam sejahtera dan shalawat teruntuk Rasulullah SAW adalah perintah Allah dalam al-Quran. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya” (QS. Al-Ahzab: 56)

Sejatinya shalawat dianjurkan dibaca kapan saja dan di mana saja kita berada. Hanya saja ketika berada di Madinah dan Mekah, khususnya di kuburan Rasulullah SAW lebih dianjurkan lagi dan pahalanya akan dilipat gandakan, dicukupi kehidupan dunia dan akhiratnya, mendapatkan syafaat di hari akhir.

Rasulullah SAW berkata, “Barangsiapa yang bersalawat untukku di kuburanku, maka Allah akan mengutus malaikat untuk menyampaikannya kepadaku, dan ia akan dicukupi urusan dunia dan akhiranya, dan aku menjadi penolong (syafaat) dan saksi baginya di hari kiamat”.

Ketiga, berdoa. Allah SWT berfirman, “Dan sungguh, sekiranya mereka setelah mendzhalimi dirinya sendiri, dengan datang kepadamu (Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nisa: 64)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB

Krapyak

Selasa, 21 April 2026 | 22:32 WIB

Muslihat AS Menyerang Iran

Selasa, 14 April 2026 | 17:11 WIB
X