Ucapan salam sejahtera dan shalawat teruntuk Rasulullah SAW adalah perintah Allah dalam al-Quran. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya” (QS. Al-Ahzab: 56)
Sejatinya shalawat dianjurkan dibaca kapan saja dan di mana saja kita berada. Hanya saja ketika berada di Madinah dan Mekah, khususnya di kuburan Rasulullah SAW lebih dianjurkan lagi dan pahalanya akan dilipat gandakan, dicukupi kehidupan dunia dan akhiratnya, mendapatkan syafaat di hari akhir.
Rasulullah SAW berkata, “Barangsiapa yang bersalawat untukku di kuburanku, maka Allah akan mengutus malaikat untuk menyampaikannya kepadaku, dan ia akan dicukupi urusan dunia dan akhiranya, dan aku menjadi penolong (syafaat) dan saksi baginya di hari kiamat”.
Ketiga, berdoa. Allah SWT berfirman, “Dan sungguh, sekiranya mereka setelah mendzhalimi dirinya sendiri, dengan datang kepadamu (Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nisa: 64)