Prigozhin menyatakan bahwa kelompok ini siap bernegosiasi dan menyerahkan senjata mereka kepada Kementerian Pertahanan Rusia.
Baca Juga: Senayan Berduka: Desmond Mahesa Meninggal Dunia, Prabowo Subianto Sampaikan Bela Sungkawa
Namun, mereka mengatakan bahwa serangaan tidak pernah berhenti.
Kementerian Pertahanan Rusia membantah adanya serangan tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tentara bayaran Wagner sebagai pengkhianat yang menusuk dari belakang rakyat Rusia.
Baca Juga: Mengaku Fans Berat, Kaesang Ajak Prabowo Subianto ke Podcast Miliknya
Dalam pidatonya, Putin menekankan bahwa segala bentuk pemecahan persatuan di Rusia merupakan "penusukan dari belakang terhadap negara dan rakyat."
Putin menyatakan bahwa tindakan Wagner merupakan pengkhianatan internal.
Dirinya bertekad melindungi Rusia dan rakyatnya dari pengkhianatan baik dari dalam maupun luar.***
Artikel Terkait
Vladimir Putin Tuding Tentara Bayaran Wagner 'Pengkhianat' di Tengah Perang Rusia Ukraina, Ada Apa?
25.000 Tentara Wagner Group Siap Mati, Belot Pasukan Vladimir Putin di Perang Rusia Ukraina
Ridwan Kamil Laporkan Progres Tim Investigasi ke Kemenko Polhukam Terkait Ponpes Al Zaytun
Pemerintah Rumuskan Tiga Langkah Terkait Ponpes Al Zaytun, Mahfud MD Singgung soal Dugaan Tindak Pidana
Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa Siap Jadi Ketua Timses Ganjar Pranowo? Ini Kata PDI Perjuangan