Pemimpin Ukraina mengatakan setelah bertemu para pemimpin bahwa pembicaraan damai dengan Rusia hanya akan mungkin dilakukan setelah Moskow menarik pasukannya dari wilayah Ukraina yang diduduki.
Baca Juga: Survey IPO: Bukan Sandiaga, Dua Menteri Ini Bersaing Ketat dalam Bursa Cawapres 2024
"Kami datang untuk mendengarkan Anda dan melalui Anda untuk mendengar suara rakyat Rusia," kata Presiden Komoro Azali Assoumani, yang saat ini memimpin Uni Afrika, kepada Putin.
"Kami ingin mendorong Anda untuk melakukan negosiasi dengan Ukraina," jelasnya.
Negara-negara Afrika terbagi atas tanggapan mereka terhadap konflik tersebut, dengan beberapa memihak Ukraina, sementara yang lain tetap netral atau condong ke Moskow.
Selama pertemuan mereka dengan Zelenskyy, presiden Ukraina meminta para pemimpin Afrika mendorong Putin untuk membebaskan tahanan politik sebagai langkah membangun kepercayaan.
Dalam pertemuan itu, Putin juga memuji pendekatan negara-negara Afrika yang 'seimbang'.
"Kami menyambut pendekatan seimbang dari teman-teman Afrika terhadap krisis Ukraina," kata Putin kepada para pemimpin yang berkunjung.
Baca Juga: Hasil Rapimnas VI PPP, Sandiaga Uno Jadi Cawapres Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024
Putin mengatakan bahwa Rusia terbuka dengan dialog konstruktif dengan semua pihak yang menginginkan perdamaian.
"Kami terbuka untuk dialog konstruktif dengan semua orang yang menginginkan perdamaian berdasarkan prinsip saling menghormati kepentingan satu sama lain, serta keadilan," ungkapnya.
Pemimpin Rusia juga mengatakan ekspor biji-bijian Ukraina di bawah kesepakatan yang memastikan jalur aman melalui Laut Hitam tidak membantu menyelesaikan masalah Afrika dengan harga pangan global yang tinggi karena hanya 3 persen yang pergi ke negara-negara termiskin.
Baca Juga: Apa Hukum Makan Daging Kurban Sendiri? Berikut Penjelasannya
Putin mengatakan krisis pangan disebabkan oleh tindakan negara-negara Barat, bukan oleh apa yang disebut Rusia sebagai 'operasi militer khusus' di Ukraina.
Artikel Terkait
Perang Rusia Ukraina: Kyiv Tolak Mentah-mentah Usulan Perdamaian Indonesia, Prabowo Subianto Jadi Sorotan
Usulan Prabowo Subianto soal Perang Rusia Ukraina Tuai Kritikan, Dedi Mulyadi: Para Buzzer Sibuk
Jokowi Akan Panggil Prabowo Subianto soal Resolusi Perang Rusia Ukraina, Sebut Bukan dari Pemerintah Indonesia
Mardigu Wowiek Sorot Pernyataan Prabowo Subianto soal Perang Rusia Ukraina: Kalau di Dunia Intelijen Itu..
Alasan Vladimir Putin Tempatkan Hulu Ledak Nuklir di Belarusia, Ingin Eskalasi Perang Rusia Ukraina?