SENAYAN POST - Konflik Sudan terus berlanjut antara tentara militer dan paramilter di Khartoum.
Nampaknya, belum ada tanda-tanda konflik Sudan yang berlangsung di Khartoum itu akan berakhir.
Sejumlah negara telah mengevakuasi warganya, termasuk Indonesia akibat dari konflik Sudan di Khartoum.
Pertempuran terus berlanjut dan terdengar di Khartoum awal Senin sementara PBB mengecam aksi tersebut.
Ratusan orang tewas dan ribuan lainnya terluka sejak perebutan kekuasaan antara tentara Sudan dan Pasukan Pendukung Cepat (RSF) paramiliter meletus menjadi konflik pada 15 April.
Kekerasan telah mengguncang ibu kota Khartoum dan berisiko membangkitkan kembali perang di wilayah Darfur Barat yang luas yang dilukai oleh konflik yang telah berlangsung selama dua dekade, meskipun banyak janji gencatan senjata.
Baca Juga: 5 Hal yang Mendorong Eren Yeager ke Sisi Gelap Attack on Titan, Nomor 4 Bikin Penggemar Merinding!
Bersama-sama, tentara dan RSF menggulingkan pemerintah sipil dalam kudeta Oktober 2021 tetapi sekarang terkunci dalam perebutan kekuasaan yang telah menggagalkan transisi menuju demokrasi yang didukung secara internasional dan mengancam akan mengguncang wilayah yang rapuh.
Kedua belah pihak mengatakan perjanjian gencatan senjata formal yang akan berakhir pada tengah malam akan diperpanjang selama 72 jam lagi, dalam sebuah langkah yang menurut RSF adalah 'sebagai tanggapan atas seruan internasional, regional dan lokal'.
Tentara mengatakan pihaknya berharap apa yang disebutnya 'pemberontak' akan mematuhi kesepakatan itu, tetapi diyakini mereka bermaksud untuk melanjutkan serangan.
Setidaknya 528 orang tewas dan 4.599 terluka, kata Kementerian Kesehatan Sudan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa telah melaporkan jumlah kematian yang serupa tetapi nampaknya bahwa jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi.
Artikel Terkait
Perebutan Kekuasaan Berdarah di Khartoum, Tentara Sudan Terus Gempur Pasukan Paramiliter RSF
Konflik Dua Kubu Militer di Sudan Tewaskan 420 Orang, Paus Fransiskus Minta Segera Hentikan Kekerasan
Termasuk 560 WNI, Arab Saudi Bantu Evakuasi 2.034 WNA dari Sudan
Pemerintah Indonesia Berhasil Evakuasi 385 WNI dari Sudan, Menlu Retno Marsudi Ungkap Pemulangan Tahap 2 dan 3
Jenderal Mesir Ungkap Sebab Konflik di Sudan