SENAYANPOST- Kondisi Sudan yang terus berkecamuk kontak senjata antara Tentara Sudan dan Pasukan Pendukung Cepat (RDF), milisi yang dibentuk sendiri oleh Tentara Sudan, sejak 11 hari yang lalu.
Arab Saudi segera menjalin komunikasi dengan Tentara Sudan dan RDF untuk mengevakuasi warganya, dan warga asing lainnya.
Saudia Agency pada Rabu, 26 April 2023 ini merilis informasi total WN Arab Saudi dan WNA yang dievakuasi sebanyak 2.148 jiwa, 114 di antaranya warga Arab Saudi.
Adapun sisanya, 2.034 WNA berasal dari 62 negara antara lain Oman, Suriah, Libya, Aljazair, Maroko, Tunis, Lebanon, Mesir, Irak, Yordan, Palestina, Mauritania, Yaman, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Inggris, Swiss, Irlandia, Prancis, Belanda, Armenia, Hungaria, Swedia, Turki, Ethiopia, Nigeria, Senegal, Tanzania, Kongo, Madagaskar, Afrika Selatan, Kroasia, Liberia, Uganda, Filipina, Afghanistan, India, Indonesia, Pakistan, Chad, Bangladesh, Sri Lanka dan Thailand.
Diketahui, sebanyak 560 Warga Negara Indonesia (WNI) ikut serta dievakuasi dari Sudan oleh Kerajaan Arab Saudi.
Evakuasi dilakukan melalui jalur laut dengan mengangkut 1.674 WNA dari berbagai daerah di Sudan ke pelabuhan Port Sudan, di bagian timur laut Sudan, diangkut menggunakan kapal perang Angkatan Laut Arab Saudi ke pangkalan militer King Faisal di kota Jeddah.
“Kerajaan Arab Saudi menjamin kebutuhan pokok WNA yang dievakuasi oleh Arab Saudi dari Sudan, hingga dipulangkan oleh pemerintah negara masing-masing,” jelas pernyataan tersebut.
Arab Saudi terus menjalin komunikasi dengan Tentara Sudan dan RDF, dan berupaya menjadi mediator perdamaian bagi Sudan. (Muqoddas).