"Kita tidak akan mencapai apa pun sampai ada perdamaian," tambah Marcos.
KTT ini didominasi oleh kekhawatiran atas dampak limpahan konflik terhadap kawasan, khususnya ancaman terhadap pengiriman minyak dan perdagangan maritim melalui Selat Hormuz.
Negara-negara anggota ASEAN disebut sedang mengoordinasikan langkah-langkah darurat untuk mengamankan pasokan bahan bakar jika ketidakstabilan terus berkepanjangan.
Pesan kolektif blok ini, sebagaimana dirangkum Marcos, sangat jelas: "Seruan kita pada dasarnya adalah: Damai sekarang," tutupnya.***
Artikel Terkait
Involved in ASEAN Peace, LVRI Appreciates Kraton MajapahitJakarta's Support for VECONAC ASEAN 2025
Pemerintah Cairkan Bonus ASEAN Para Games: Peraih Medali Emas Perorangan Terima Rp1 Miliar
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ASEAN ke-48, Bahas Energi dan Stabilitas Kawasan
Disambut Tarian Khas dan Pasukan Jajar Kehormatan, Presiden Prabowo Tiba di Filipina untuk KTT ASEAN ke-48
Kunjungan ke KTT ASEAN Cebu: Kepemimpinan Presiden Prabowo Berikan Kebanggaan bagi Warga Indonesia di Luar Negeri