India Panggil Duta Besar Iran Usai Dua Kapal Tanker Ditembak di Selat Hormuz

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 20 April 2026 | 13:31 WIB
Ilustrasi, India memanggil duta besar Iran usai dua kapal tanker asal negara itu ditembak di Selat Hormuz belum lama ini. (Unsplash.com/Mateusz Suski)
Ilustrasi, India memanggil duta besar Iran usai dua kapal tanker asal negara itu ditembak di Selat Hormuz belum lama ini. (Unsplash.com/Mateusz Suski)

Baca Juga: Iran Perketat Pengawasan Selat Hormuz, Tuding AS Langgar Kesepakatan

Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, mengatakan kepada NDTV bahwa selat tersebut akan tetap terbuka untuk kapal-kapal India.

"Kami memiliki kontak yang baik dengan pemerintah (India) untuk mengizinkan kapal-kapal mereka berlayar melalui Selat Hormuz," kata Fathali.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Teheran akan terus mengancam pengiriman komersial melalui jalur air tersebut.

"Mustahil bagi negara lain untuk melewati Selat Hormuz sementara kita tidak bisa," kata Ghalibaf.

Dalam komentar terpisah, ia mengatakan pembicaraan baru-baru ini dengan Washington telah mempersempit beberapa perbedaan tetapi masih ada kesenjangan besar terkait masalah nuklir dan selat tersebut.

Baca Juga: PBB Sambut Baik Pembukaan Selat Hormuz oleh Iran, Dinilai Dapat Redakan Ketegangan

"Kami telah mencapai kemajuan tetapi masih ada jarak yang besar di antara kami," katanya kepada media pemerintah.

"Ada beberapa masalah yang kami tegaskan... Mereka juga memiliki garis merah. Tetapi masalah-masalah ini mungkin hanya satu atau dua," terangnya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan telah terjadi 'percakapan yang sangat baik' dengan Teheran, tetapi juga menggambarkan langkah Iran terkait selat tersebut sebagai 'pemerasan'.

Ia membela blokade AS dan memperingatkan bahwa ia siap 'untuk mulai menjatuhkan bom lagi' kecuali kesepakatan jangka panjang tercapai sebelum gencatan senjata berakhir.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Independent

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X