SENAYANPOST - Akademisi dan analis politik Norman Finkelstein kembali roasting terhadap sejumlah tokoh politik Amerika Serikat dan Israel, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dalam pernyataannya, Finkelstein menilai sosok Netanyahu mengalami pergeseran dari figur intelektual menjadi lebih mengandalkan retorika.
"Apa itu Netanyahu? Ya, di masa mudanya mungkin dia cerdas. Itu tidak saya sangkal. Tapi sekarang dia hanya seperti penjual mobil bekas yang piawai," ujar Finkelstein pada 11 April 2026, dikutip SenayanPost.com dari Instagram @middleeasteye.
Ia menyindir gaya komunikasi Netanyahu yang dinilai lebih menonjolkan presentasi visual dibanding substansi kebijakan.
"Seperti penjual mobil bekas… yang mengangkat diagram seperti kartun Looney Tunes," lanjutnya.
Selain Netanyahu, Finkelstein juga menyoroti sejumlah figur di lingkaran kekuasaan Amerika Serikat yang saat ini dinakhodai oleh Donald Trump.
Ia melontarkan sindiran terhadap Pete Hegseth, yang disebutnya secara sarkastik dalam konteks jabatan pertahanan.
"Anda tidak tahu dia itu Menteri Perang, Menteri Perdamaian, Menteri Pertahanan—atau Menteri gel rambut. Saya cenderung ke yang terakhir," katanya.
Finkelstein juga mengkritik Steve Witkoff, yang dinilainya tidak memiliki kapasitas signifikan di luar bidang bisnis.
Baca Juga: Donald Trump Bantah 'Putus Asa' Kejar Kesepakatan Damai AS dengan Iran: Saya Tidak Peduli
"Kalau saya sedang main golf dan harus memilih antara stik kayu atau besi, mungkin sarannya berguna. Tapi selain itu, tidak," ujarnya.
Secara umum, Finkelstein menilai sejumlah figur di sekitar kekuasaan tersebut diangkat bukan semata karena kompetensi, melainkan faktor kedekatan politik.
Artikel Terkait
Menlu Iran Abbas Araghchi Bantah Klaim Donald Trump Terkait Rencana Teheran Serang AS
Hegemoni Baru Washington: Rusia Waspadai Strategi Ketidakstabilan Global di Bawah Donald Trump
Rencana AS Lancarkan 'Pukulan Terakhir' untuk Iran, Donald Trump Desak Teheran Setujui Kesepakatan
Donald Trump Bantah 'Putus Asa' Kejar Kesepakatan Damai AS dengan Iran: Saya Tidak Peduli
Donald Trump Sebut Tak Perlu Kesepakatan untuk Akhiri Perang, Sebut Iran Tidak Akan Bisa Dapatkan Senjata Nuklir