Laporan Intelijen AS Ungkap Setengah Peluncur Rudal Iran Masih Utuh, Ini Kata Gedung Putih

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 4 April 2026 | 21:04 WIB
Setidaknya sekitar setengah peluncur rudal Iran masih utuh menurut laporan intelijen AS belum lama ini. (Unsplash.com/Moslem Daneshzadeh)
Setidaknya sekitar setengah peluncur rudal Iran masih utuh menurut laporan intelijen AS belum lama ini. (Unsplash.com/Moslem Daneshzadeh)

"Kita bisa terus mengacaukan mereka, saya tidak ragu, tetapi Anda gila jika berpikir ini akan selesai dalam dua minggu," ungkapnya.

Gedung Putih menanggapi permintaan komentar tentang laporan tersebut dengan mengatakan kepada CNN bahwa 'sumber anonim sangat ingin menyerang Presiden Donald Trump dan meremehkan kerja luar biasa' militer AS.

"Berikut fakta-faktanya: serangan rudal balistik dan drone Iran telah menurun sekitar 90 persen, angkatan laut mereka telah hancur, dua pertiga fasilitas produksi mereka rusak atau hancur, dan Amerika Serikat dan Israel memiliki dominasi udara yang luar biasa atas Iran," kata juru bicara Anna Kelly pada 3 April 2026, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

Baca Juga: Hasil Penyelidikan Awal PBB soal Insiden Ledakan hingga Tewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon, Israel Tuding Hizbullah Pelakunya

Juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan artikel itu 'sama sekali salah'.

"Kita saat ini jauh lebih cepat dari jadwal dalam mencapai tujuan militer," kata Sean Parnell.

Hal tersebut katanya termasuk untuk 'menghancurkan persenjataan rudal Iran'.

Sejak awal perang, Iran telah meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik ke Israel, dengan Pasukan Pertahanan Israel melaporkan tingkat pencegatan sebesar 92 persen dari serangan yang menuju ke daerah berpenduduk dan infrastruktur penting.

Secara keseluruhan, 12 rudal yang membawa hulu ledak konvensional dengan ratusan kilogram bahan peledak telah menghantam daerah berpenduduk di Israel, menyebabkan kerusakan yang luas.

Baca Juga: Parlemen Iran Setujui RUU Biaya Tol untuk Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Biayanya Capai Rp33,8 Miliar

Terdapat juga lebih dari 30 insiden rudal yang membawa hulu ledak bom tandan yang menghantam daerah berpenduduk, dengan lebih dari 200 lokasi dampak terpisah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X