SENAYANPOST - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyatakan bahwa Iran tidak lagi memiliki kepercayaan untuk melanjutkan diplomasi dengan Amerika Serikat setelah serangkaian peristiwa yang disebut sebagai pengkhianatan terhadap proses negosiasi.
Dalam siaran persnya, Kedubes Iran menegaskan bahwa tindakan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir telah berulang kali merusak jalur diplomasi antara kedua negara.
"Akibat pengkhianatan berulang Amerika Serikat dalam proses perundingan dengan Iran, tidak ada lagi kepercayaan dari pihak Iran untuk melanjutkan diplomasi dengan negara tersebut," demikian pernyataan Kedubes Iran sebagaimana diterima redaksi SenayanPost.com pada 9 Maret 2026.
Menurut pernyataan tersebut, setidaknya terdapat tiga peristiwa utama yang dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap proses negosiasi.
Baca Juga: Chappy Hakim Sebut Ada Tiga Pihak yang Bisa Hentikan Perang AS-Israel dan Iran di Timur Tengah
Peristiwa pertama adalah penarikan sepihak Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir Iran atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada 2018, yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden Donald Trump.
Kedubes Iran menyebut keputusan tersebut merusak kesepakatan internasional yang sebelumnya telah didukung oleh komunitas global.
Peristiwa kedua terjadi pada Juni 2025, ketika Iran menyebut Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap wilayahnya di tengah berlangsungnya proses negosiasi, tepat sebelum putaran keenam perundingan dijadwalkan.
Sementara peristiwa ketiga disebut terjadi pada 28 Februari 2026, ketika serangan kembali terjadi setelah putaran kedua perundingan antara Iran dan Amerika Serikat.
Menurut Kedubes Iran, rangkaian peristiwa tersebut membuat kepercayaan Teheran terhadap komitmen diplomasi Washington runtuh.
Baca Juga: Profil Ayatollah Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Baru Iran Gantikan Ayatollah Ali Khamenei
Meski demikian, Iran menegaskan tetap berkomitmen terhadap stabilitas kawasan.
"Kami senantiasa berkomitmen pada perdamaian yang berkelanjutan di kawasan. Namun dalam membela kehormatan dan kedaulatan kami, kami tidak akan pernah ragu," tegas Kedubes Iran.
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Anung Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman di Tengah Konflik Iran dan AS-Israel
Iran Tanpa Rahbar, Dewan Kepemimpinan Sementara Dibentuk, Citrinowicz Soroti Retaknya Sistem Pengambilan Keputusan
Mantan KSAU Chappy Hakim Ungkap Amerika Serikat Mencari Jalan Keluar Hentikan Perang ke Iran
Profil Ayatollah Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Baru Iran Gantikan Ayatollah Ali Khamenei
Chappy Hakim Sebut Ada Tiga Pihak yang Bisa Hentikan Perang AS-Israel dan Iran di Timur Tengah