"Mencoba membujukmu untuk bergabung dengan kelompok Masa. Namun ada sedikit penolakan, karena semua berita utama/kontroversi—seperti yang mungkin kau duga. Aku memberi tahu mereka tentang hubunganmu dengan orang Saudi/Gates/kelompok Trump, tetapi masih ada keraguan. Sedang diusahakan!" tulis Landon kepada Epstein.
Baca Juga: Menlu Abbas Araghchi Pastikan Pembicaraan Iran dan AS Berlangsung di Oman, Begini Reaksi Israel
Masa tampaknya merupakan salah ejaan dari Misa, singkatan dari Kementerian Investasi Arab Saudi.
"Katakan padanya untuk bertanya pada Nathan Mhyrvold… atau bin Salman," balas Epstein, yang tampaknya merujuk pada putra mahkota.
Setidaknya satu foto dari kumpulan dokumen Epstein menunjukkan pelaku kejahatan seksual yang dihukum itu tersenyum di samping pemimpin Saudi tersebut.
Hubungan dengan elit Teluk
Hubungan Epstein dengan anggota elit Teluk telah terungkap dalam dokumen yang baru dirilis.
Sebagai contoh, Epstein menjadi perantara pertemuan yang sebelumnya tidak diketahui antara mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan mantan Perdana Menteri Qatar Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani pada tahun 2018.
Baca Juga: Mediator Usulkan Kerangka Pembicaraan Iran dan AS, Apa Isinya?
Namun, di antara tokoh-tokoh senior Teluk, CEO Dubai Port’s World, Sultan Ahmed bin Sulayem, yang paling menonjol.
Hubungannya dengan Epstein telah didokumentasikan dalam beberapa email.
DP World dimiliki oleh emirat Dubai. Perusahaan ini telah berekspansi di Timur Tengah dan Afrika dengan dukungan kebijakan luar negeri UEA.
Operasi DP World kembali menjadi sorotan di tengah persaingan UEA dengan Arab Saudi di Laut Merah.***
Artikel Terkait
Menlu Abbas Araghchi Pastikan Pembicaraan Iran dan AS Berlangsung di Oman, Begini Reaksi Israel
Alwi Shihab: Board of Peace Tegaskan Komitmen Prabowo Dukung Kemerdekaan Palestina
Hasan Wirajuda: Banyak Kritik Muncul karena Informasi soal Board of Peace Tidak Utuh
Dino Patti Djalal: Board of Peace Satu-satunya Opsi, Prabowo Pilih Jalur Realistis
Alwi Shihab Ungkap Board of Peace Bentuk Dukungan Prabowo Untuk Capai Two-State Solution