SENAYANPOST - Mantan analis intelijen CIA, Larry C. Johnson, menilai bahwa tekanan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela tidak bisa dilepaskan dari dinamika geopolitik yang lebih luas di Timur Tengah, khususnya terkait potensi konflik dengan Iran.
Sebagaimana diketahui, AS baru saja melakukan penculikan dan penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan istri dan menuduhnya terlibat dalam perdagangan narkotika.
Dalam YouTube Judge Napolitano, Johnson menyebut bahwa salah satu skenario yang tidak dapat diabaikan adalah kemungkinan AS tengah mempersiapkan langkah awal untuk menghadapi eskalasi dengan Iran.
Menurutnya, upaya tersebut berkaitan erat dengan kepentingan Washington dalam mengamankan pasokan energi global.
Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei Tanggapi Demonstrasi di Iran, Wanti-wanti Provokasi Musuh
"Ini bisa menjadi langkah pertama dalam persiapan serangan terhadap Iran, untuk mengamankan minyak Venezuela sebagai sumber alternatif. Jika setelah serangan terhadap Iran, Teheran menutup Teluk Persia dan Selat Hormuz, maka dunia akan menghadapi krisis minyak yang serius," ujar Larry Johnson pada 4 Januari 2026, dikutip SenayanPost.com dari YouTube Judge Napolitano.
Ia menjelaskan bahwa penutupan Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur utama distribusi minyak dunia, akan berdampak langsung terhadap stabilitas pasar energi global.
Dalam kondisi tersebut, Venezuela, sebagai salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, berpotensi menempati posisi strategis sebagai pemasok alternatif.
Namun Johnson menilai bahwa industri minyak Venezuela saat ini berada dalam kondisi terpuruk bukan semata-mata karena faktor internal, melainkan juga akibat tekanan eksternal dari AS.
Baca Juga: Oposisi Israel Ingatkan Iran Usai Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap AS
"Sebagian alasan industri minyak di Venezuela menderita adalah karena sanksi AS dan karena upaya Amerika Serikat untuk melemahkan pemerintahan Nicolas Maduro," katanya.
Pemerintahan Washington selama bertahun-tahun menjatuhkan berbagai sanksi terhadap sektor energi Venezuela, dengan dalih mendorong perubahan politik di negara tersebut.
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal soal Penculikan dan Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro: Kita Masuki Tatanan Dunia yang Berbahaya
Kronologi Operasi Absolute Resolve, Rencana AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Peran Intelijen AS dalam Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Ternyata Sudah Direncanakan Berbulan-bulan Lalu
Anies Baswedan Sayangkan Invasi AS dan Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Sebut Diplomasi Multilateral Makin Lemah
Dino Patti Djalal Heran, Sorot Pernyataan Kemlu RI soal Invasi AS dan Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro