Dalam sebuah percakapan telepon yang disadap pada April 2025, Dalla terdengar mengatakan: "Kita tidak akan memulai sampai kita sepenuhnya dipersenjatai".
Baca Juga: Pernah Diburu AS, Presiden Sementara Suriah Ahmad Al Sharaa Sebut Label Teroris Sering Dipolitisasi
Pesan-pesan tersebut dilaporkan menunjukkan Dalla mendistribusikan sekitar 300.000 dolar AS per bulan kepada calon pejuang dan komandan lokal, dengan pembayaran berkisar antara 200 dolar AS hingga 1.000 dolar AS.
Ia juga meminta persetujuan untuk membeli peralatan komunikasi satelit senilai lebih dari 130.000 dolar AS.
Percakapan lainnya menggambarkan pertemuan dengan para pemimpin milisi Irak yang bersekutu dengan Iran untuk membahas penyelundupan senjata ke Suriah tanpa menarik serangan udara Israel atau deteksi oleh otoritas Suriah.
Komunikasi tersebut juga merujuk pada rencana pembunuhan yang gagal dan upaya untuk memperoleh drone dan rudal anti-tank, termasuk senjata yang dikatakan disembunyikan di dalam Suriah.***
Artikel Terkait
Utusan Khusus AS untuk Suriah: Damaskus Bakal Bantu Kami Hadapi dan Bongkar Sisa-sisa ISIS, IRGC, Hamas, dan Hizbullah
'Pernah ke Suriah' Bukan Ijazah Geopolitik: Membedah Bias Influencer di Media Sosial
Pernah Diburu AS, Presiden Sementara Suriah Ahmad Al Sharaa Sebut Label Teroris Sering Dipolitisasi
Mantan Buronan AS Kini Presiden Sementara Suriah, Ahmad Al Sharaa: Saya Tak Pernah Lukai Warga Sipil
Dalam 21 Hari Israel Penjajah Luncurkan 42 Serangan Darat ke Suriah, Langgar Kedaulatan