Menlu Iran Abbas Araghchi: Musuh Coba Tutupi Kerugian Militer dengan Perang Ekonomi

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 26 Desember 2025 | 17:24 WIB
Usai perang 12 hari, Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut musuh mengimbangi kerugian militer dengan perang ekonomi baru-baru ini. (X.com/@IRIMFA_EN)
Usai perang 12 hari, Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut musuh mengimbangi kerugian militer dengan perang ekonomi baru-baru ini. (X.com/@IRIMFA_EN)

Sementara itu, Araghchi menggambarkan perlawanan sebagai pilar utama Revolusi Islam Iran.

Baca Juga: Mantan Dubes Iran Ungkap Alasan Hamas Terima Gencatan Senjata di Gaza

"Garis pemikiran terpenting yang ditampilkan dalam Revolusi Islam adalah wacana perlawanan," katanya.

Menambahkan bahwa pendekatan ini dipelajari dari ajaran almarhum pendiri Republik Islam Ayatollah Khomeini dan dilanjutkan di bawah bimbingan Ayatollah Khamenei.

Araghchi mengidentifikasi perlawanan sebagai kunci keberhasilan Iran dalam menghadapi tekanan dan krisis.

"Rahasia kemenangan Revolusi dan rahasia kemenangan rakyat Iran selalu, dan tetap, adalah perlawanan," katanya.

"Dalam kondisi dan krisis terberat sekalipun, bangsa yang menang adalah bangsa yang melawan dan tidak meninggalkan prinsip dan martabatnya," imbuhnya.

Baca Juga: Veteran AS: Israel Bakal Hancur Jika Serang Iran Lagi

Semangat perlawanan telah lama mendefinisikan rakyat Iran dan terus berlanjut hingga saat ini, tutup Araghchi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: IRNA News Agency

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X