Sementara itu, Araghchi menggambarkan perlawanan sebagai pilar utama Revolusi Islam Iran.
Baca Juga: Mantan Dubes Iran Ungkap Alasan Hamas Terima Gencatan Senjata di Gaza
"Garis pemikiran terpenting yang ditampilkan dalam Revolusi Islam adalah wacana perlawanan," katanya.
Menambahkan bahwa pendekatan ini dipelajari dari ajaran almarhum pendiri Republik Islam Ayatollah Khomeini dan dilanjutkan di bawah bimbingan Ayatollah Khamenei.
Araghchi mengidentifikasi perlawanan sebagai kunci keberhasilan Iran dalam menghadapi tekanan dan krisis.
"Rahasia kemenangan Revolusi dan rahasia kemenangan rakyat Iran selalu, dan tetap, adalah perlawanan," katanya.
"Dalam kondisi dan krisis terberat sekalipun, bangsa yang menang adalah bangsa yang melawan dan tidak meninggalkan prinsip dan martabatnya," imbuhnya.
Baca Juga: Veteran AS: Israel Bakal Hancur Jika Serang Iran Lagi
Semangat perlawanan telah lama mendefinisikan rakyat Iran dan terus berlanjut hingga saat ini, tutup Araghchi.***
Artikel Terkait
Kedubes Iran Buka Suara soal Berakhirnya Resolusi DK PBB Nomor 2231 dan JCPOA Terkait Program Nuklir Damai
Veteran AS: Israel Bakal Hancur Jika Serang Iran Lagi
Mantan Dubes Iran Ungkap Alasan Hamas Terima Gencatan Senjata di Gaza
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei: Perang 12 Hari Gagalkan Rencana 20 Tahun AS dan Israel
Menlu Abbas Araghchi Sebut Siap Negosiasi Kesepakatan Nuklir Iran, Sebutkan Dua Syarat Ini