AS juga memuji Turki dalam perannya setelah runtuhnya rezim Bashar Al Assad pada akhir tahun lalu.
"Peran Turki yang tak kenal lelah patut mendapat pengakuan khusus - sebuah bukti diplomasi yang tenang dan teguh yang membangun jembatan di tempat yang dulunya merupakan tembok. Aliansi yang diperluas antara Qatar, Arab Saudi, dan Turki yang mendukung kebangkitan negara bangsa Suriah untuk seluruh kawasan dan semua konstituen suku, agama, dan budayanya telah menjadi ramuan ajaib," ungkapnya.***
Artikel Terkait
Ahmad Al Sharaa Sebut Pemutusan Hubungan Suriah dan Iran Tidak Permanen, Ini Tanggapan Teheran
Menilik Wawancara Lawas Bashar Al Assad Tahun 2016: Bantah Disebut Penjahat Perang, Salahkan Barat atas Eksodus Rakyat Suriah
Blak-blakan Bashar Al Assad dalam Wawancara Tahun 2016: Qatar, Turki, dan Arab Saudi Biayai Pemberontak Suriah
Alasan Ahmad Al Sharaa Diundang AS, Jeffrey Sachs: Ini Hasil Operasi CIA 14 Tahun Gulingkan Pemerintah Suriah
Ahmad Al Sharaa Jadi Presiden Suriah Pertama yang Datangi Gedung Putih, Temui Donald Trump Sejak Merdeka Tahun 1946