"Jika kami tidak mendapatkan mereka kali ini, kami akan mendapatkannya lain kali," kata Leiter.
Baca Juga: Menlu Suriah Asaad Al Shaibani Temui Delegasi Israel di Paris, Fokus Bahas Tiga Hal Penting Ini
Putra Khalil Al Hayya Terbunuh
Hamas mengatakan lima anggotanya tewas dalam serangan itu, termasuk putra kepala Gaza yang diasingkan dan negosiator utamanya, Khalil Al Hayya.
Anggota biro politik Hamas, Suhail Al Hindi, mengatakan kepada Al Jazeera TV bahwa para pemimpin tertinggi kelompok itu selamat dari serangan itu.
Seorang pejabat senior Israel mengatakan pada hari Rabu bahwa optimisme tentang hasil serangan telah berubah menjadi keraguan.
Fakta bahwa sudah berjam-jam tanpa kesimpulan yang jelas sangat meresahkan, terutama di negara yang tertib seperti Qatar, kata pejabat itu.
Qatar, yang mengatakan salah satu pasukan keamanannya tewas dalam serangan itu, mengatakan Israel berkhianat dan terlibat dalam 'terorisme negara'.
Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan udara tersebut mengancam akan menggagalkan perundingan damai yang selama ini dimediasi Qatar antara Hamas dan Israel.
Serangan udara tersebut menyusul peringatan Israel kepada warga Palestina untuk meninggalkan Kota Gaza, wilayah yang dulunya dihuni sekitar satu juta orang, karena Israel berusaha menghancurkan sisa-sisa Hamas, yang telah dihancurkan oleh militer Israel sejak Oktober 2023.
Presiden AS Donald Trump mengatakan ia "sangat tidak senang dengan setiap aspek" dari serangan Israel tersebut.
Ketika ditanya bagaimana serangan terhadap Qatar yang gagal membunuh para pemimpin Hamas akan memengaruhi negosiasi gencatan senjata, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee mengatakan bahwa ia belum mengetahui ke depannya.
"Jawaban jujurnya adalah, kami tidak tahu. Hamas telah menolak segalanya sejauh ini. Mereka terus-menerus menolak setiap tawaran yang diajukan," ungkapnya.
Artikel Terkait
Opini: Mengurai Kekeliruan Narasi Hamas, Salafi, dan Mitos Wahabi
Jurnalis Al Jazeera Anas Al Sharif Dibunuh Israel Penjajah Bersama 4 Rekan Lainnya, Dituduh Anggota Hamas
Hamas Kutuk Keras Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera Anas Al Sharif dan Mohammed Qreiqeh oleh Israel: Kejahatan Biadab Melampaui Fasisme dan Kriminalitas
Hamas Setujui Proposal Gencatan Senjata di Gaza, Netanyahu Sebut Gerakan Perlawanan Palestina Melemah
Israel Penjajah Peringatkan Warga Kota Gaza Mengungsi, Klaim Menara Tinggi Jadi Markas Hamas