Ahmad Al Sharaa Minta Tolong Putin Bantu Hadang Agresi Israel di Suriah, Pengamat Ungkap Niat Rusia Sebenarnya

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 20:01 WIB
Ahmad Al Sharaa presiden sementara Suriah meminta bantuan Rusia untuk menghadang agresi Israel di negara tersebut. (Kolase foto X.com/@mfa_russia/@SyPresidency)
Ahmad Al Sharaa presiden sementara Suriah meminta bantuan Rusia untuk menghadang agresi Israel di negara tersebut. (Kolase foto X.com/@mfa_russia/@SyPresidency)

SENAYANPOST - Baru-baru ini terjadi pertemuan antara Suriah dan Rusia setelah jatuhnya Bashar Al Assad akhir Desember tahun lalu.

Kabarnya, presiden sementara Suriah, Ahmad Al Sharaa atau sebelumnya dikenal Abu Mohammad Al Julani lewat menteri luar negerinya menyampaikan pesan kepada Rusia yang dulunya mendukung rezim Assad.

Pertemuan itu salah satunya membahas permintaan Suriah kepada Rusia untuk menahan laju agresi Israel di selatan, yang akhir-akhir ini terus meningkat.

Kolonel Douglas Macgregor, seorang pensiunan tentara Amerika Serikat (AS) berkomentar soal ini.

Baca Juga: Di Tengah Wacana Netanyahu Ambil Alih Jalur Gaza, Jeffrey Sachs Bongkar Ideologi Sayap Kanan Ekstrem Israel

Menurutnya, hal ini tidak biasa karena sebelumnya Ahmad Al Sharaa menganggap Rusia sebagai musuh saat Assad berkuasa.

"Yah, ini sangat aneh. Maksud saya, bagaimanapun juga, inilah orangnya (Ahmad Al Sharaa) yang dipeluk Presiden Trump, yang katanya orang baik dan sangat cerdas," kata Douglas Macgregor pada 13 Agustus 2025, dikutip SenayanPost.com dari YouTube. Judge Napolitano Judging Freedom.

Ia berharap publik tidak lupa bahwa presiden sementara Suriah saat ini adalah seorang penjahat dan pembunuh massal.

Sebagai tambahan informasi, terbaru AS ingin membantu Al Sharaa untuk mencabut dirinya dan Menteri Dalam Negeri Anas Khattab dari daftar hitam teroris PBB.

"Dia jelas seorang penjahat dan pembunuh massal. Dia sekarang menginginkan perlindungan dari para pembunuh massal yang menyerang Suriah selatan. Dia secara terang-terangan beralih ke Rusia," lanjutnya.

Baca Juga: Israel Penjajah Terus Merangsek ke Suriah Selatan, Lakukan Penangkapan dan Penggeledahan Rumah Warga Quneitra

Menurut Macgregor, Rusia tertarik pada jalur wilayah yang saat ini dikuasai oleh kelompok Alawi.

"Rusia tertarik pada jalur wilayah yang saat ini dikuasai oleh pasukan mereka dan kaum Alawi, orang-orang yang digulingkan dari kekuasaan di Damaskus, yang berada di pesisir Suriah, pesisir Mediterania. Mereka tertarik pada itu. Itulah yang ingin mereka pertahankan," jelasnya.

Macgregor juga menilai Rusia tidak terlalu tertarik membantu Al Sharaa untuk membantunya melawan atau menghadang Israel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: YouTube Judge Napolitano Judging Freedom

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X