Ekonom Jeffrey Sachs Soroti Peran Amerika Serikat dalam Krisis Suriah di Tengah Memanasnya Isu-isu Terbaru

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 11 Agustus 2025 | 20:56 WIB
Ekonom Jeffrey Sachs ungkap peran Amerika Serikat dalam krisis Suriah di tengah memanasnya isu-isu terbaru. (Tangkapan YouTube Antalya Diplomacy Forum)
Ekonom Jeffrey Sachs ungkap peran Amerika Serikat dalam krisis Suriah di tengah memanasnya isu-isu terbaru. (Tangkapan YouTube Antalya Diplomacy Forum)

Bagaimanapun, isu ini menunjukkan betapa Suriah sedang berada di persimpangan jalan yang penuh risiko dan kompromi.

Di awal, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar bersikap keras terhadap rezim baru Damaskus dengan menyebutnya teroris.

Beberapa bulan kemudian melunak karena kemungkinan dijembatani oleh AS atas perintah dari Presiden Donald Trump.

Namun, Israel kembali menunjukkan sikap defensifnya ketika Komunitas Druze di Suriah diserang oleh kelompok Badui yang kabarnya didukung oleh rezim Damaskus.

Situasi ini tentunya membuat presiden baru Suriah, Ahmad Al Sharaa atau sebelumnya dikenal Abu Muhammad Al Julani berada dalam posisi dilematis.

Di tengah itu semua, kelompok lobi Israel berusaha untuk mewujudkan normalisasi antara Suriah dengan Israel, dibuktikan dengan terpasangnya billboard para pemimpin negara di Timur Tengah berfoto bersama Trump dan Netanyahu.

Baca Juga: Hamas Kutuk Keras Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera Anas Al Sharif dan Mohammed Qreiqeh oleh Israel: Kejahatan Biadab Melampaui Fasisme dan Kriminalitas

2. Insiden Penggerudukan Rumah Sakit oleh Aparat Keamanan di Suwayda: Bukti Represi yang Melumpuhkan Rakyat

Laporan terbaru dari Suwayda, wilayah Suriah yang berpenduduk mayoritas Druze mengungkap bagaimana pasukan keamanan di bawah komando Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri menggerebek sebuah rumah sakit untuk alasan yang tidak diketahui.

Dari rekaman CCTV tertanggal 16 Juli 2025 itu, terlihat pasukan keamanan memasuki rumah sakit, daerah yang seharusnya menjadi zona netral di tengah konflik.

Terlihat petugas medis dikumpulkan di suatu ruangan dan dikelilingi oleh pasukan keamanan tersebut.

Juga terlihat salah satu petugas medis yang mencoba melawan pasukan tersebut dan disambut oleh tembakan.

Sebagai tambahan informasi, saat itu terjadi bentrokan bersenjata antara kelompok militan Druze dan Badui hingga menewaskan banyak warga sipil.

Saat ini, rezim Damaskus yang dipimpin Al Sharaa bersumpah akan mengungkap para pelakunya dan menyeretnya ke pengadilan.

Baca Juga: Jurnalis Al Jazeera Anas Al Sharif Dibunuh Israel Penjajah Bersama 4 Rekan Lainnya, Dituduh Anggota Hamas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: YouTube Antalya Diplomacy Forum

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X