Baca Juga: Laporan: Daripada Turki, Israel Lobi AS Supaya Rusia Bertahan di Suriah yang 'Lemah' dan 'Terpecah'
Menteri Pertahanan Israel Katz menegaskan kembali peringatan tersebut pada hari Kamis dalam sebuah unggahan media sosial yang ditujukan kepada Al Sharaa.
"Saya kembali memperingatkan kepala rezim Suriah… Jika kerusakan terhadap Druze di Suriah tidak berhenti, kami akan menanggapinya dengan sangat keras," kata Israel Katz.
Dalam sebuah surat kepada Netanyahu, Arbel mengatakan bahwa ia yakin rekaman yang muncul dari Suriah menunjukkan adanya bahaya langsung dan nyata bagi kehidupan komunitas Druze di Suriah.
"Saya ingin meminta intervensi dan instruksi langsung Anda kepada semua pihak terkait untuk melakukan tindakan yang diperlukan dan segera guna menghentikan pembantaian tersebut, baik melalui cara diplomatik maupun militer," tulis anggota parlemen Shas tersebut.
"Perwira IDF dan pejuang pemberani dari komunitas Druze termasuk di antara yang pertama kali bangkit dan membela Negara Israel setelah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023, dan dalam semua perang Israel," tambahnya.
"Saat ini, keluarga mereka berada dalam bahaya langsung dan nyata. Negara Israel tidak boleh berdiam diri dalam menghadapi pembantaian brutal yang sedang berlangsung saat ini," jelasnya.
Komentarnya menyusul pertempuran antara pasukan keamanan Suriah, pejuang sekutu, dan kelompok Druze setempat, menurut Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) yang berpusat di Inggris.
Israel menerima tiga warga Druze Suriah untuk perawatan pada hari Rabu dan dua lainnya pada hari Kamis, setelah mereka tampaknya terluka dalam kekerasan tersebut.
Mereka dirawat di Rumah Sakit Ziv di Safed.
SOHR menambahkan bahwa di provinsi Suweyda selatan, yang juga memiliki populasi Druze yang besar, 27 orang bersenjata Druze tewas, 23 di antaranya dalam 'penyergapan' di jalan Suweyda-Damaskus pada hari Rabu.***
Artikel Terkait
Kedubes Iran di Jakarta Sambut Hari Internasional Al Quds; Serukan Tingkatkan Tekanan Politik dan Ekonomi atas Israel
Iranian Embassy in Jakarta Welcomes International Al Quds Day; Calls for Increasing Political and Economic Pressure on Israel
Bulan Sabit Merah Palestina Amankan 14 Jenazah Paramedis dan Pertahanan Sipil yang Diculik Israel Penjajah di Rafah
Kebijakan Paus Fransiskus terhadap Perang Gaza Diduga Jadi Alasan Israel Hapus Ucapan Bela Sungkawanya di Media Sosial
Israel Tak Bergeming, Menkeu Bezalel Smotrich Lanjutkan Perang Sampai Rakyat Palestina Keluar Gaza dan Suriah Dipisahkan